13 jam di menara masjid, Junaedi gagal bunuh diri

0
423

Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram berjuang menggagalkan upaya bunuh diri yang akan dilakukan Junaedi (25) dari menara masjid Baiturrahim Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Minggu.

Warga Dusun Batu Rimpeng, Desa Jagaraga Indah, Kecamatan Kediri, Lombok Barat itu, berada di puncak menara masjid Baiturrahim Kediri sejak pukul 05.00 WITA.

Tim SAR gabungan sudah mencoba membujuk Junaedi untuk turun sejak pukul 08.30, namun hingga pukul 17.00 WITA, tetap bertahan di puncak menara masjid. Bahkan ia nekat bertelanjang dada meskipun terik matahari di siang hari begitu menyengat tubuh.

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi turun Junaedi dari puncak menara masjid dalam keadaan selamat pada pukul 17.20 WITA. Warga tersebut langsung dibawa menuju Rumah Sakit Umum Provinsi NTB untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Warga tersebut berhasil diselamatkan oleh tim SAR gabungan setelah beberapa jam melakukan usaha percobaan bunuh diri,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, I Nyoman Sidakarya, didampingi Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga, Muhdar, saat ditemui di lokasi kejadian.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram menerima laporan terkait kejadian tersebut dari anggota Polsek Kediri, Aipda Nyoman Merta, pukul 08.30 WITA.

Berdasarkan informasi, warga itu naik ke menara masjid sekitar pukul 05.00 WITA. Belum diketahui pasti motif warga tersebut ingin bunuh diri.

Setelah menerima laporan, personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram berangkat ke lokasi kejadian lengkap dengan peralatan dan bergabung dengan unsur terkait dari TNI, polisi, petugas pemadam kebakaran, masyarakat setempat serta pihak terkait lainnya.

“Kami bersama-sama melakukan upaya penyelamatan, salah satunya dengan membujuk korban agar turun dari atas menara masjid,” kata Nyoman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here