Bank Mandiri Serahkan Bantuan CSR untuk Tiga Sekolah di Lombok Tengah

0
251
Dari kiri - I Gde Nyoman Sudharmadi selaku BSM area Mataram, para penerima bantuan, Dewa Made Sugianta, dan Derry Wellem Dethan Pic CSR Regional Bali Nusra. (Foto istimewa)
Dari kiri - I Gde Nyoman Sudharmadi selaku BSM area Mataram, para penerima bantuan, Dewa Made Sugianta, dan Derry Wellem Dethan Pic CSR Regional Bali Nusra. (Foto istimewa)

Lombok Tengah (NTBOne) – PT Bank Mandiri (Persero) TBK Regional Bali – Nusa Tenggara, menyerahkan bantuan Bina Lingkungan Corporate Sosial Responsibility (CSR) untuk tiga sekolah di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (24/5/2019).

Acara seremonial penyerahan di pusatkan di yayasan Pondok Pesantren Darul Hikmah NW Jeruk Manis, Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata. Total bantuan yang diberikan untuk sekolah-sekolah di Lombok Tengah sebesar Rp225 juta.

Hadir menyaksikan penandatanganan perjanjian hibah dan berita acara serah terima sekaligus penyerahan secara simbolis bantuan CSR tersebut, I Gde Nyoman Sudharmadi selalu Bussines Support Manager Bank Mandiri Area Mataram, kepada masing-masing penerima bantuan. Selanjutnya penandatanganan perjanjian hibah dan berita acara serah terima dilaksanakan oleh Dewa Made Sugianta, selaku Kepala Cabang Bank Mandiri Praya.

Dalam sambutan singkatnya, I Gde Nyoman Sudharmadi, menjelaskan bahwa program Bina Lingkungan Bank Mandiri dilaksanakan melalui tiga pilar utama. Pertama pembentukan komunitas mandiri melalui pelaksanaan program Mandiri Bersama Mandiri yang bertujuan untuk membina kelompok masyarakat/komunitas secara terintegrasi dalam hal kapasitas, infrastruktur, kapabilitas dan akses.

Kedua, program Kemandirian Edukasi dan Kewirausahaan yang dicapai dengan melaksanakan program Wirausaha Muda Mandiri dan Mandiri Peduli Pendidikan dengan tujuan untuk menciptakan pemimpin di masa depan yang siap dengan persaingan global.

Ketiga, $Financial Literacy” yang merupakan program edukasi masyarakat terkait pengelolaan keuangan untuk mewujudkan masyarakat yang sadar perencanaan keuangan.

“Melalui pilar-pilar tersebut, Bank Mandiri ingin meningkatkan peran aktif dalam mendukung penciptaan masyarakat Indonesia yang mandiri yang mampu membangun Indonesia ke arah yang lebih baik,” kata Shudarmadi.

Shudarmadi mengimbau agar bantuan tersebut dapat digunakan sebaik mungkin untuk kepentingan sekolah agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan nyaman.

“Semoga hal ini sangat bermanfaat dan menambah semangat dalam melaksanakan proses belajar dan mengajar,” katanya.

 

Tentang PT Bank Mandiri (Persero), Tbk.

Bank Mandiri merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia dengan layanan finansial kepada nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Commercial, SME, Micro, Consumer Banking serta Treasury. Bank Mandiri pada saat ini bersinergi dengan beberapa perusahaan anak untuk mendukung bisnis utamanya yaitu: Mandiri Sekuritas (jasa dan layanan pasar modal), Bank Syariah Mandiri (perbankan syariah), Bank Mandiri Taspen/Mantap (Kredit UMKM), AXA-Mandiri Financial Services (asuransi jiwa), Mandiri InHealth (asuransi kesehatan), Mandiri Tunas Finance (jasa pembiayaan), Mandiri Utama Finance (jasa pembiayaan), Mandiri International Remittance (remitansi), Mandiri Europe (treasury & financial institution) dan Mandiri Capital Indonesia (Pembiayaan modal ventura).

Hingga Desember 2018, jaringan Bank Mandiri telah tersebar di seluruh Indonesia yang meliputi 4.549 jaringan kantor, meliputi 2.632 cabang dan 1.917 jaringan mikro. Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 18.291 unit ATM yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus, dan sebanyak 221.927 Electronic Data Capture (EDC) serta jaringan e-banking yang meliputi Mandiri Online, SMS Banking dan Call Center 14.000. (rilis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here