BKIPM Mataram Berikanan Layanan Prima Bagi Pelaku Jasa Usaha Perikanan

0
328

Lombok Tengah (NTBOne) – Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Mataram, Nusa Tenggara Barat, memberikan pelayanan prima kepada para pelaku usaha jasa perikanan selama sepekan sebagai rangkaiam pelaksanakan pekan Pelayanan Publik Internasional dan Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan tahun 2019.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BKIPM Mataram, Suprayogi, di kantor pelayanan KIPM di area Bandara Internasional Lombok, di Kabupaten Lombok Tengah, Senin (1/7).

Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut General Manajer, PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok, Nugroho Jati, General Manager Pelindo III Cabang Lembar, Erry Ardiyanto, dan perwakilan Bea Cukai.

Pekan pelayanan publik juga dirangkaikan dengan pemberian sertifikat dan penghargaan kepada para mitra BKIPM Mataram, yakni PT Pelindo III Cabang Lembar, PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok, Bea Cukai, dan pengusaha perikanan.

Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan serta Pekan Pelayanan Publik tahun 2019 mengusung tema “Melalui Gerakan Masyarakat Sadar Mutu dan Karantina (GEMASATUKATA) Kita Wujudkan Pemanfaatan Sumber Daya Ikan Yang Lestari dan Berkelanjutan”.

Suprayogi menjelaskan tema besar tersebut sejalan dengan “Visi Kementerian Kelautan dan Perikanan, yaitu mewujudkan sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang mandiri, maju, kuat dan berbasis kepentingan nasional” yang diterjemahkan ke dalam “Misi tiga pilar utama, yaitu kedaulatan, keberlanjutan serta kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan”.

Seluruh insan BKIPM Mataram akan memberikan pelayanan dengan mengusung budaya lokal menggunakan pakaian adat, Sasak, Samawa, Mbojo, termasuk menggunakan pakaian adat dari Bali sebagai bagian dari heterogennya masyarakat NTB.

Seluruh kantor unit pelayanan juga menghidangkan menu-menu berbahan dasar ikan kepada pengunjung.

Pelayanan yang diberikan tidak sebatas memunculkan pakaian adat. Lebih dari itu, BKIPM Mataram kata Suprayogi membuka diri menerima kritik dan saran dari pengguna jasa, atau masyarakat, serta pihak-pihak terkait.

Tugas pokok dan fungsi BKIPM, di antaranya pencegahan masuk dan tersebarnya hama dan penyakit ikan karantina (HPIK) dari luar negeri dan dari suatu area ke area lain di dalam negari, dan pencegahan keluar dan tersebarnya HPIK dari wilayah negara Republik Indonesia yang dipersyaratkan negara tujuan.

Selain itu, melaksanakan sertifikasi dalam rangka penerbitan sertifikat CPIB (Cara Pengolahan Ikan yang Baik), CKIB (Cara Karantina Ikan yang Baik, dan HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point).

Sebagai rangkaian Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan yang digelar sejak 23 Juni hingga 24 Juli 2019, sejumlah kegiatan lain juga telah dan akan dilaksanakan.
Di antaranya, kegiatan perahu sekolahku bagi anak-anak nelayan di Labuan Lombok, Lombok Timur.

Ratusan anak-anak nelayan yang hadir diberikan edukasi dan motivasi.

BKIPM Mataram juga melakukan pelepasan benih ikan sebanyak 2019 ekor di perairan umum Benang Stokel, Kabupaten Lombok Tengah. Ikan nila yang dilepas adalah ikan yang sudah dijamin kesehatannya.

Selain itu, akan dilakukan pelepasan 500 – 1000 ekor tukik (anak penyu) di pantai Tanjung Karang, Kota Mataram.

Ada juga lomba memasak menggunakan bahan dasar ikan dan lomba mewarnai. (Din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here