Duo Emak Diduga Edarkan Narkoba di Kota Bima

0
407

Bima (NTBOne) – Satuan Resnarkoba Polres Bima Kota, Nusa Tenggara Barat, menangkap dua emak terkait kasus narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) diduga shabu sesuai dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2), UU Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika.

Kabid Humas Polda NTB, AKBP Purnama, melalui keterangan tertulis di Mataram, Senin, menjelaskan kedua ibu-ibu tersebut ditangkap di tempat berbeda pada Minggu (16/6/2019).

Terduga pelaku berinisial I (39), ditangkap di rumahnya di RT 13 RW 02, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, sekitar pukul 16.00 WITA.

Perempuan itu diamankan bersama sejumlah barang bukti berupa satu bungkus plastik klip berisi serbuk kristal diduga shabu seberat 20,1 gram dan satu bungkus plastik klip berisi serbuk kristal diduga shabu seberat 19,97 gram.

Selain itu, satu bungkus plastik klip berisi serbuk kristal diduga shabu seberat 24,93 gram dan satu bungkus plastik klip berisi serbuk kristal diduga shabu seberat 3,07 gram serta barang bukti lainnya.

Satu orang terduga pelaku lainnya berinisial BDA (35) juga ditangkap di rumahnya di RT 01 RW 01 Kelurahan Santi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, sekitar pukul 17.35 WITA.

Ibu rumah tangga itu diamankan bersama barang bukti berupa empat unit telepon genggam, pasport atas nama Tan Tjien Sing, tiga buah ATM, dan delapan buku tabungan serta barang bukti lainya

Penangkapan komplotan emak-emak diduga pelaku pengedar narkoba tersebut berawal dari informasi yang diperoleh anggota Opsnal Sat Resnarkoba, Polres Bima Kota, bahwa rumah di RT13 RW 02 Kelurahan Tanjung , sering dijadikan tempat peredaran narkoba.

Selanjutnya anggota Opsnal melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan terduga pelaku I bersama barang bukti.

Kemudian sekitar pukul 17.30 WITA, melakukan pengembangan ke rumah terduga pelaku BDA yang terletak di RT 01 RW 01 Kelurahan Santi, karena keterangan terduga pelaku I, bahwa sabu tersebut ada kaitannya dengan terduga pelaku BDA. (Tim NTBOne)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here