Festival Pasar Rakyat Mataram 2019, Adira Finance Ajak Generasi Muda Ke Pasar Rakyat

0
487
Surya Almada Syahlani, Kepala Wilayah Area Bali dan Nusa Tenggara Adira Finance (tengah), bersama Ketua Umum Yayasan Danamon Jenik Andreas (kiri dua), dan panitia Festival Pasar Rakyat Mataram 2019, menyempatkan diri berswafoto di sela Festival Pasar Rakyat Mataram 2019 di pasar Dasan Agung, Minggu (27/10). (Foto NTBOne)
Surya Almada Syahlani, Kepala Wilayah Area Bali dan Nusa Tenggara Adira Finance (tengah), bersama Ketua Umum Yayasan Danamon Jenik Andreas (kiri dua), dan panitia Festival Pasar Rakyat Mataram 2019, menyempatkan diri berswafoto di sela Festival Pasar Rakyat Mataram 2019 di pasar Dasan Agung, Minggu (27/10). (Foto NTBOne)

Mataram (NTBOne) – Setelah sukses diadakan di Magelang dan Bogor, Adira Finance sebagai salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia menggelar Festival Pasar Rakyat (FPR) 2019 di Pasar Dasan Agung, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (27/10).

FPR merupakan program CSR Sahabat Lokal Adira Finance berkolaborasi dengan Yayasan Danamon Peduli yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Mataram dan komunitas lokal.

“Melalui kegiatan FPR, kami bersama dengan Yayasan Danamon Peduli, Pemerintah Kota
Mataram, dan komunitas lokal di Kota Mataram, ingin meningkatkan pengetahuan serta
partisipasi masyarakat dalam melestarikan dan mengembangkan potensi pasar yang tidak
lagi hanya menjadi tempat transaksi jual beli semata, namun juga sebagai ruang publik yang
kreatif,” ujar Surya Almada Syahlani, Kepala Wilayah Area Bali dan Nusa Tenggara Adira
Finance.

Bertajuk “#MKENNTEH #MERIRIQPEKEN” FPR Mataram dilaksanakan mulai 26-27
Oktober 2019 di Pasar Dasan Agung, Kota Mataram.

Dengan melibatkan partisipasi lebih dari 20 komunitas lokal Kota Mataram, kegiatan di FPR Mataram 2019 diisi dengan berbagai kegiatan antara lain pelatihan literasi keuangan untuk pedagang pasar, aksi mural, kompetisi foto, kegiatan bersih-bersih pasar, diskusi bank sampah, donor darah, belanja bersama anak yatim, lomba mewarnai celengan, service motor gratis untuk pedagang pasar, serta sejumlah pertunjukan seni dan budaya.

FPR Mataram 2019 telah berhasil menjaring 500 peserta, dan dihadiri lebih dari 2000 pengunjung.

Kegiatan Festival Pasar Rakyat 2019 yang merupakan bagian dari rangkaian program
Festival Pesona Lokal untuk menyambut HUT Adira Finance Ke-29, bertujuan untuk
memberdayakan, mengedukasi masyarakat di lingkungan pasar rakyat dan sekitarnya, dan
turut melestarikan kesenian dan budaya daerah setempat.

Tujuan tersebut dalam rangka mendorong pasar rakyat menjadi ruang publik yang kreatif dimana mitra komunitas lokal adalah sebagai motor penggeraknya. Festival Pasar Rakyat 2019 akan diselenggarakan di 5 kota, yaitu Magelang, Bogor, Mataram, Pontianak, dan Denpasar.

Surya Almada Syahlani, Kepala Wilayah Area Bali dan Nusa Tenggara Adira Finance (kiri), bersama Ketua Umum Yayasan Danamon Jenik Andreas (kiri dua), dan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh (kanan), memberikan hadiah kepada anak-anak pemenang lomba melukis celengan pada Festival Pasar Rakyat Mataram 2019 di pasar Dasan Agung, Minggu (27/10). (Foto NTBOne)
Surya Almada Syahlani, Kepala Wilayah Area Bali dan Nusa Tenggara Adira Finance (kiri), bersama Ketua Umum Yayasan Danamon Jenik Andreas (kiri dua), dan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh (kanan), memberikan hadiah kepada anak-anak pemenang lomba melukis celengan pada Festival Pasar Rakyat Mataram 2019 di pasar Dasan Agung, Minggu (27/10). (Foto NTBOne)

Selain itu, Adira Finance akan mempersembahkan penghargaan khusus yaitu Pasar Rakyat
Paling Mempesona bagi Pemerintah Daerah dan komunitas lokal penyelenggara Festival
Pasar Rakyat yang mampu menampilkan potensi dan pesona pasar rakyat sebagai ruang
publik yang edukatif dan kreatif, dengan mengajak keterlibatan masyarakat luas.

Sebagai wujud dukungan terhadap kegiatan FPR Mataram 2019, Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh, turut hadir pada acara puncak kegiatan bersama dengan Kepala Wilayah Area BNT Adira Finance Surya Almada Syahlani, Head of Keday Adira Finance Andy Kurniawan, Ketua Umum Yayasan Danamon Jenik Andreas, dan Ni Putu Ari Handayani selaku Ketua Panitia Festival Pasar Rakyat Mataram 2019.

“Adira Finance sangat berterima kasih atas sambutan yang hangat dan partisipasi yang luar
biasa dari masyarakat Kota Mataram khususnya rekan-rekan komunitas lokal yang sudah
menjadi motor penggerak pada kegiatan Festival Pasar Rakyat Mataram 2019. Kami
harapkan juga dengan penyelenggaraan kegiatan ini dapat mewujudkan hubungan
kemitraan lebih lanjut dengan Pemerintah Kota Mataram dan komunitas lokal, untuk
menciptakan kegiatan positif dan bermanfaat khususnya di pasar rakyat,” ujar Surya Almada

Ketua Umum Yayasan Danamon Jenik Andreas menambahkan, kegiatan pasar rakyat di Pasar Dasan Agung tersebut sangat positif karena bagian dari program Pasar Rakyat Sejahtera yang sudah berjalan selama dua tahun sejak 2018.

Tujuan pendampingan pada program Pasar Rakyat adalah supaya pasar Dasan Agung mendapatkan Standar Nasional.

“Pendampingan kepada pengelola dan organisasi perangkat daerah (OPD) dan pihak terkait diharapkan bisa bergulir dan diharapkan bisa menjadi corong bahwa pasar rakyat masih ada dan harus tetap ada,” katanya.

Surya Almada Syahlani, Kepala Wilayah Area Bali dan Nusa Tenggara Adira Finance (kiri), bersama Ketua Umum Yayasan Danamon Jenik Andreas (kanan), dan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh (tengah), memberikan santunan kepada anak-anak yatim-piatu pada Festival Pasar Rakyat Mataram 2019 di pasar Dasan Agung, Minggu (27/10). (Foto NTBOne)
Surya Almada Syahlani, Kepala Wilayah Area Bali dan Nusa Tenggara Adira Finance (kiri), bersama Ketua Umum Yayasan Danamon Jenik Andreas (kanan), dan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh (tengah), memberikan santunan kepada anak-anak yatim-piatu pada Festival Pasar Rakyat Mataram 2019 di pasar Dasan Agung, Minggu (27/10). (Foto NTBOne)

Sementara itu, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh menegaskan bahwa pihaknya tetap komitmen menjadikan pasar rakyat sebagai prioritas perhatian. Hal itu dibuktikan dengan alokasi dana dari APBD dan APBD melalui dana alokasi khusus untuk menambah dan meningkatkan failitas dan kualitas manajemen pasar rakyat.

“Kami juga mendorong agar kepala pasar harus tetap meberikan pehatian dari sisi keamanan dan kenyamanan pasar. Seperi pasar Beringharjo di Yogyakarta, itu pasar tradisional tapi orang nyaman datang menikmati suasana,” ucap Ahyar.

Tentang Adira Finance
Adira Finance berdiri pada tahun 1990 semula dikembangkan sebagai perusahaan pembiayaan mobil, yang kemudian sejak tahun 1997 merambah ke pembiayaan sepeda motor. Pada tahun 2004, Adira Finance menawarkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia) yang selanjutnya diambil alih oleh PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon). Saat ini kepemilikan saham Bank Danamon terhadap perusahaan adalah sebesar 92,07 persen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here