Judika hibur ratusan karyawan Pegadaian di Mataram

0
338
Ratusan karyawan Pegadaian sangat terhibur dengan lagu-lagu yang dinyanyikan artis dan penyanyi Judika, pada malam perayaan HUT ke-118 PT Pegadaian (Persero), di Mataram, NTB, Jumat malam (3/5/2019). (Foto istimewa)
Ratusan karyawan Pegadaian sangat terhibur dengan lagu-lagu yang dinyanyikan artis dan penyanyi Judika, pada malam perayaan HUT ke-118 PT Pegadaian (Persero), di Mataram, NTB, Jumat malam (3/5/2019). (Foto istimewa)

Penyanyi Judika menghibur sebanyak 500 karyawan Pegadaian yang berasal dari Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, pada malam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-118 Pegadaian, di Mataram, Jumat malam (3/5/2019).

Penyanyi jebolan Indonesian Idol tersebut menyanyikan sembilan lagu andalannya, salah satunya berjudul “Kau yang tersakiti”.

Pimpinan PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VII Denpasar, Nuril Islamiah, ikut berduet dengan Judika menyanyikan lagu berjudul “Sampai kau jadi milikku”.

Sebelum melantunkan lagu, Nuril Islamiah mengatakan, per 1 April 2019, Pegadaian resmi memasuki usia ke-118. Mengusung transformasi menuju “Era Baru The Gade”, perusahaannya yang berdiri sejak 1 April 1901 siap melesatkan kinerja perusahaan dan bisnis.

“Dalam transformasi ini, jajaran Board of Director (BOD) Pegadaian selalu fokus pada dua hal utama. Pertama tentunya BOD akan terus fokus pada bagaimana bisa meraih kinerja yang excellent. Kedua secara terus-menerus BOD bisa meningkatkan kesejahteraan karyawan,” katanya.

Menurut dia, untuk mewujudkan kedua hal di atas, maka seluruh insan Pegadaian harus bisa guyub, rukun, bersatu dalam menghadapi perubahan yang cepat dan persaingan bisnis yang makin ketat. Kuncinya adalah keterbukaan dalam berkomunikasi.

“Karena dengan keterbukaan maka akan menciptakan kekompakan, dan dengan kekompakan akan lebih mudah untuk memajukan perusahaan,” ujar Nuril.

Nuril menambahkan, restorasi pada 2019, yaitu insan Pegadaian harus melakukan perubahan cara pandang, bisnis dan dalam meraih pasar.

Target yang harus dicapai Kanwil VII Denpasar dari sisi nasabah pada 2019 sebanyak 1,32 juta atau tumbuh 10,38 persen dibanding 2018. Kemudian target rekening sebanyak 2,33 juta atau naik 25,54 persen, target OSL 4,49 miliar naik 13,03 persen, pendapatan usaha Rp1,37 triliun atau naik 19,65 persen dan laba usaha Rp700,21 miliar atau naik 20,05 persen.

Di samping target tersebut, kata dia, pihaknya juga memiliki target sendiri, yaitu ingin menjadikan Kanwil Denpasar “Juara”.

Untuk mencapai target tersebut manajemen bertekad menerapkan filosofi kerja sesuai tema, yaitu team, visi, tujuan, rencana, eksekusi rasa, dan energi.

Pihaknya meyakini dengan semangat dan komitmen yang kuat, target tersebut dapat tercapai dengan baik.

“Pegadaian Denpasar tahun ini ditargetkan Rp4,6 triliun dan pada 2023 di kisaran Rp10,25 triliun atau ada peningkatan 2,5 kali lipat,” katanya.

Lebih lanjut, Nuril mengatakan berbagai inovasi produk dan layanan baru pun telah diluncurkan Pegadaian untuk menandai transformasi “Era Baru The Gade”. Di antaranya layanan digital yang memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan Pegadaian secara daring (online) di “smartphone” atau “gadget”.

Selain itu, ada investasi tabungan emas yang bisa juga digunakan untuk jaminan haji, digadaikan kembali atau hal lainnya.

“Itu berarti masyarakat yang tidak bisa langsung investasi dengan biaya tinggi bisa hanya dengan Rp6.000 sudah bisa menabung emas dan investasi,” ucap Nuril.

Disinggung mengenai terpilihnya Lombok jadi tuan rumah acara tersebut, Nuril mengatakan, ini menjadi bagian dari apresiasi kepada semua insan Pegadaian di Pulau Lombok, pascagempa yang mengguncang Lombok dan sekitarnya, agar kembali segar bugar dan sekaligus memberikan hiburan, dan juga bisa melewati target yang ditentukan, yskni tumbuh 10,29 persen.

Rangkaian kegiatan HUT ke-118 Pegadaian diisi dengan lomba cerdas cermat, dilanjutkan dengan lomba vlog, sekaligus bertukar pengalaman terkait cara metode untuk menjaring nasabah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here