KAMMI minta Pemkab Sumbawa perhatikan nasib honorer

Sumbawa (NTBOne) – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Cabang Sumbawa melakukan tuntutan terkait nasib para guru honorer di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Kamis.

Koordinator aksi, Juliadi, mengatakan pihaknya sudah turun ke setiap kecamatan dan menemukan sejumlah persoalan, yakni masalah honor yang diberikan pemerintah kepada guru honorer di setiap sekolah tempat mereka mengabdi.

“Teman -teman KAMMI menemukan bahwa ada ketidakwajaran terhadap honor yang diberikan kepada guru honorer yakni hanya Rp 400.000/bulannya,”ungkapnya kepada wartawan dikomplek halaman kantor Bupati Sumbawa.

Berikut inilah tiga tuntutan KAMMI kepada Pemerintah Sumbawa terkait dengan nasib guru honorer.

1.Mendesak pemerintah daerah untuk menjamin kesejahteraan guru honorer dengan meningkatkan anggaran BOSDA.

2. Terapkan Permendiknas Nomor 07/2012. Tentang honororarium guru bantu. Dan hilangkan keterlibatan politik praktis dalam keterlibatan guru di Sumbawa.

3. Mendesak pemerintah Sumbawa untuk melibatkan sekolah swasta dalam kebijakan yang melibatkan sekolah swasta terkait. (Wal)

Leave a Reply