Lima Nelayan Labuhan Lombok Lotim Ditangkap Karena Ngebom

0
1349
Tim Patroli Ditpolair Polda NTB saat menangkap nelayan yang mengebom ikan di perairan Pulau Paserang, Kabupaten Sumbawa Barat, pada Senin (16/9/2019). (Foto Polda NTB)
Tim Patroli Ditpolair Polda NTB saat menangkap nelayan yang mengebom ikan di perairan Pulau Paserang, Kabupaten Sumbawa Barat, pada Senin (16/9/2019). (Foto Polda NTB)

Lombok Timur (NTBOne) – Tim Patroli Ditpolair Kepolisian Daerah NTB menangkap lima orang nelayan asal Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, karena diduga akan mengebom ikan di Pulau Paserang, Kabupaten Sumbawa Barat, Senin (16/9/2019), pukul 05.00 Wita.

Dirpolairud Polda NTB Kombes Pol I Made Sunarta mengatakan, penangkapan berhasil dilakukan ketika timnya sedang berpatroli menggunakan kapal bernomor lambung KP XXI-1003 di Pulau Paserang, Kabupaten Sumbawa Barat.

Patroli rutin tersebut dimulai pukul 01.00 Wita, melalui Pulau Kenawa. Ketika tiba di Pulau Paserang, sekitar pukul 05.00 Wita, ditemukan lima nelayan yang diduga sedang merakit bom ikan di atas empat perahu.

Setelah dilakukan pengamatan terdengan suara ledakan bom sebanyak lima kali di perairan laut, tepatnya pada titik koordinat S 8°30’45.2016″ E 116°47’38.6016″. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 Wita. Kemudian ada dua orang menyelam ke dalam laut untuk mengambil ikan.

Pada pukul 06.00 Wita, anggota KP 1003 merapat untuk melaksanakan pemeriksaan dan berhasil menemukan dua orang pelaku yang berusaha membuang barang berupa botol yang sudah berisi pupuk sebanyak tiga karung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kelima pelaku adalah AK alias Adeng (45), Y (35), M alias Mamuk (35), A alias Anto (45), dan MI (30). Kelima nelayan tersebut berasal dari Dusun Padak Guar, Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu unit perahu tanpa nama berwarna putih, ikan satu box, beberapa botol, serokan, batu satu box, kaca selam, sepatu katak, kompresor, selang kompresor.

Sampai saat ini, Ditpolair Polda NTB masih melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku tindak pidana perikanan. Mereka diamankan di Pangkalan Luk.

Polda NTB mengimbau kepada para nelayan untuk tidak menggunakan bom ikan dalam mengambil ikan di laut karena akan merusak ekosistem. (Mad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here