Manfaatkan Potensi, Empat Ponpes Bentuk Forum Silaturahmi Bisnis Pesantren Lombok

0
218
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Achris Sarwani (tengah), bersama para pengurus dari empat pondok pesantren yang membentuk Forum Silaturahmi Bisnis Pesantren. (Foto BI NTB)
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Achris Sarwani (tengah), bersama para pengurus dari empat pondok pesantren yang membentuk Forum Silaturahmi Bisnis Pesantren. (Foto BI NTB)

Lombok Timur (NTBOne) – Adanya potensi ekonomi di lingkungan pondok pesantren (ponpes) menggugah para pengurus empat pondok pesantren di Pulau Lombok, NTB, untuk membentuk Forum Silaturrahmi Bisnis Pesantren.

Forum Silaturrahmi Bisnis Pesantren tersebut digagas oleh empat ponpes, yaitu Ponpes Al-Kautsar Al-Gontory, Ponpes Darunnahdlatain Pancor, Ponpes Nurul Haramain, dan Ponpes Nurul Bayan.

Pembentukan forum tersebut dipusatkan di Ponpes Al-Kautsar Al-Gontory, Kabupaten Lombok Timur, pada Rabu (26/2/2020). Hadir dalam acara tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Achris Sarwani.

Forum Silaturahmi Bisnis Pesantren tersebut merupakan suatu wadah awal untuk mendorong integrasi bisnis antar pesantren di wilayah Lombok dan sekitarnya.

Selain itu, dengan adanya forum tersebut diharapkan dapat membentuk pasar bersama melalui pemanfaatan potensi antar pesantren terutama dalan rangka memenuhi kebutuhan sendiri dan peningkatan perdagangan antar pesantren.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Achris Sarwani mengatakan, dengan potensi yang dimilikinya pesantren tidak hanya bisa menjadi pusat dakwah dan sarana belajar agama, tapi juga sarana pemberdayaan ekonomi karena potensinya sangat besar.

Melalui pesantren bisa dibentuk unit-unit usaha syariah yang menggerakan ekonomi pesantren.

Apabila pesantren bisa menjadi pusat pemberdayaan ekonomi maka akan dapat menjadi agregator bagi kegiatan ekonomi masyarakat sekitar pesantren terlebih dengan dukungan jaringan ekonomi pesantren yang sudah dibentuk.

“Pesantren yang ekonominya berdaya serta mampu memberdayakan masyarakat sangat sesuai dengan tuntunan agama agar kita bisa menjadi manusia yang paling bermanfaat” ujarnya. (r)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here