Beranda Otomotif Motor Sudah Lama Tidak Dipakai, Apakah Aki Harus Dicopot?

Motor Sudah Lama Tidak Dipakai, Apakah Aki Harus Dicopot?

20
0

Mataram, ntbone, 10/7/2021 – Kita semua mengetahui bahwa aki merupakan salah satu bagian yang paling vital karena berhubungan dengan bagian kelistrikan pada kendaraan.

Selain itu, aki juga memberikan sumber energi pada beberapa bagian elektronik pada motor. Di Indonesia ada 2 jenis aki yaitu kering dan basah. Kedua perbedaan jenis aki ini bukan hanya terletak pada bentuk elektrodanya saja. Aki kering bentuk elektrodanya seperti gel dan aki basah berbentuk cairan.

Meskipun terdapat perbedaan, tapi kedua jenis aki ini sama-sama laris di pasaran.
Di masa pandemi saat ini membuat para pengendara motor lebih memilih mengistirahatkan motornya apabila tidak dibutuhkan, karena seperti anjuran Pemerintah bahwa lebih baik di rumah saja untuk mengindari virus Covid-19.

Apalagi bagi beberapa karyawan sudah di instruksikan untuk WFH (Work from Home) demi mengindari interaksi dengan sesama karyawan lainnya, hal itu membuat banyak karyawan kini yang bekerja di rumah saja dan tidak menggunakan sepeda motor mereka untuk sampai di kantor.

Mengenai motor yang jarang dipakai, ada yang berpendapat apabila motor sudah lama tidak terpakai agar lebih baik mencopot aki. Namun, ada pula yang tidak mempercayai bahwa tidak perlu melepas aki meski motor terparkir diam saja di rumah. Jadi, mana yang sebaiknya diikuti?

1. Jika Motor Tidak Lama Dipakai, Kabel Aki Sebaiknya Dicopot
Jika motor sudah lama tidak dipakai sebaiknya Anda mencopot kabel aki. Sebab, meski mesin dalam keadaan mati, namun komponen kelistrikan pada motor masih bisa menyedot arus dari aki maupun baterai. Jika hal ini berlangsung lama, aki bisa jadi soak.

Nah, untuk melepas kabel aki ini dan memasangnya kembali, berikut ini kami berikan tips melepas kabel aki dengan baik dan benar.

• Mulailah melepas kabel konektor kutub negatif. Hal ini penting untuk menghindari kerusakan di bagian kelistrikan motor. Melepaskan kabel konektor kutub positif terlebih dahulu, berisiko menimbulkan korsleting, yang akhirnya malah merusak banyak komponen.

• Secara penampakan, Anda bisa membedakan kutub negatif dan kutub positif pada aki dengan mudah. Sebab biasanya, kutub positif ditutup karet merah.

• Ketika hendak memasangnya kembali, lakukan langkah yang berlawanan. Pasang kabel positif pertama kali, sebelum kabel negatif.

2. Tetap Panaskan Motor
Jika kamu memang sudah jarang menggunakan sepeda motor untuk berpergian di masa pandemi sekarang ini, jangan lupa untuk tetap memanaskan mesin motor Anda setiap hari. Hal ini demi memastikan kondisi performa motor beserta komponennya tetap optimal.

“Bila motor ditinggal dalam kondisi berhari-hari, sebaiknya Anda bisa menitipkan pada orang terpercaya atau kerabat dekat untuk membantu Anda memanaskan mesin motor agar performa motor tetap terjaga. Jadi bila saatnya tiba akan digunakan kembali, mesin motor pun bisa berjalan dengan maksimal karena sering dipanaskan,” jelas Satria Wiman Jaya selaku Instruktur Safety Riding Astra Motor NTB.

Ditambahkan oleh Putu L. Januara selaku Customer Care Sub.Dept Head Astra Motor NTB, Honda juga menyiapkan layanan Servis kunjung yang dilengkapi dengan perawatan berkala. Layanan Honda Care dapat dimanfaatkan konsumen apabila mengalami aki soak tiba-tiba saat akan dikendarai.

“Hubungi layanan Honda Care kami di nomor hotline 08-777-990-8000, tim Honda Care beroperasi setiap hari dari Senin-Minggu pada pukul 08.00 wita – 16.00 wita,” pungkas Putu L. Januara. (Din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here