Naira bayi enam bulan penderita jantung bocor butuh bantuan

0
448
Naira Nur Aqilla balita (6 bulan), terbaring tak berdaya dan menggunakan alat bantu pernapasan. (ist)
Naira Nur Aqilla balita (6 bulan), terbaring tak berdaya dan menggunakan alat bantu pernapasan. (ist)

Sumbawa (NTBOne) – Naira Nur Aqilla balita yang baru berusia 6 bulan, putri dari pasanganBudi Hartono dan Nurfitriani yang tinggal di Dusun Penyaring B, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, membutuhkan bantuan karena menderita penyakit jantung bocor.

Kondisi bayi bawah lima tahun (balita) yang sudah 11 hari dirawat diruang inap RSUP H Lalu Manambai Abdul Kadir Sumbawa tersebut, belum mengalami perubahan selama menjalani perawatan.

Selama menjalani perawatan di rumah sakit, Naira dibantu bernapas menggunakan oksigen dan saat ini hanya terbaring lemas bahkan jarang menangis.

Nurfitriani selaku ibu kandung Naira kepada wartawan menceritakan, bahwa pada malam 17 April 2019, Naira demam tinggi ditambah batuk dan sesak napas.

“Karena melihat kondisi Naira, saya dan suami langsung membawanya ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit langsung diambil sampel darah dan rontgen. Setelah itu dipasang infus dan oksigen, karena dokter spesialis jantung saat itu sedang cuti, maka kami harus menunggu sampai 26 April,” ungkapnya.

Setelah dokter jantung kembali dan mulai kerja pada 26 April 2019, lanjut Nurfitriani, baru lah Naira dapat di USG/Echo jantung. Setelah itu baru diketahui kalau Naira menderita jantung bocor.

“Saya heran kenapa anak saya berat badannya tidak naik-naik malah turun ternyata jantungnya bocor,” tutur Nurfitriani.

Nurfitriani mengaku kebingungan karena keterbatasan biaya untuk merujuk putrinya ke Rumah Sakit Sanglah Denpasar, Bali atau ke Jakarta.

Hartono, ayah Naira menceritakan bahwa untuk membantu biaya berobat, Bupati Sumbawa H M Husni Jibril, akan membantu biaya pengobatan sebesar 10 juta.

“Setelah berita tentang sakit yang dialami anak saya ke group, bapak bupati ingin membantu biaya berobat,” ujarnya.

Setelah saya mendapat kabar tersebut, Hartono mengaku langsung sujud syukur dan berterima kasih banyak kepada Bupati Sumbawa atas respon positif dalam membantu warganya yang membutuhkan pertolongan.

“Saya berjanji, setelah bantuan bapak bupati diterima, saya langsung merujuk Naira ke Mataram dan seterusnya ke Sanglah Bali untuk ditangani dan diobati lebih baik lagi karena di sana alat-alat kedokterannya lebih lengkap,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here