Nelayan Asal Montong Lombok Barat Dipenjara karena Bom Ikan

0
2304

Lombok Barat (NTBOne) – Nelayan asal Montong Buwuh, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, berinisial Rus (45), harus mendekam di penjara karena menangkap ikan laut pakai bom di perairan Sekotong, pada Kamis (24/10/2019).

Kapolres Lombok Barat AKBP Hery Wahyudi menjelaskan, aksi pengeboman ikan tersebut diketahui oleh warga. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada anggota Polres Lombok Barat yang sedang melakukan patroli rutin di wilayah perairan laut Taket Tengah, Desa Sekotong, pada Kamis (24/10/2019), sekitar pukul 10.00 Wita.

Atas laporan warga tersebut, anggota Polres Lombok Barat melakukan penyelidikan dan ternyata benar ada nelayan menangkap ikan dengan
menggunakan bahan peledak, namun nelayan tersebut melarikan diri.

Tindakan pengejaran dilakukan dan nelayan terduga pelaku pengeboman ikan diamankan bersama sejumlah barang bukti di pantai Montong, Kecamatan Batulayar.

“Kami menemukan bahan peledak serta sumbu detonator dan hasil tangkapan
ikan yang sudah mati. Terduga pelaku dan barang bukti sudah ditahan
untuk diproses lebih lanjut,” kata Hery.

Terduga pelaku bisa dikenakan pasal 84 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan.

Nelayan itu terancam pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp1,2 miliar.

Selain Rus, anggota Polres Lombok Barat jugabmasih mengejar satu orang rekan terduga pelaku berinisial Rif, yang juga diduga terlibat melakukan tindak pidana pengeboman ikan. (Mad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here