Para Pembalap Liar Kocar-Kacir Ketika Digerebek Satlantas Polres Lobar

0
333
Anggota Satlantas Polres Lobar mengangkut sebanyak 18 unit sepeda motor milik pembalap liar. (Foto NTB One)
Anggota Satlantas Polres Lobar mengangkut sebanyak 18 unit sepeda motor milik pembalap liar. (Foto NTB One)

Lombok Barat (NTBOne) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Barat (Lobar), Nusa Tenggara Barat, menjaring belasan motor dalam operasi balap liar di kawasan Dusun Nyurgading, Desa Montong Are, Kecamatan Kediri, Sabtu dini hari (18/5/2019).

Operasi penertiban dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan di bulan Ramadhan 1440 Hijriah tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Lobar, Iptu Lalu Panca Warsa.

Para pembalap liar kocar-kacir ketika Satlantas Polres Lobar muncul secara tiba-tiba. Namun petugas berhasil mengamankan sebanyak 18 unit sepeda motor milik pembalap liar.

Para pelaku balap liar mencoba melarikan diri ke arah persawahan dan perkebunan. Bahkan mencoba menyembunyikan kendarannya di balik semak-semak. Sayangnya, usaha tersebut sia-sia. Sebab, petugas langsung melakukan penyasaran hingga ke persawahan dan perkebunan warga.

Belasan unit sepeda motor tersebut diangkut menuju Makopolres Lobar untuk ditilang. Tidak hanya itu, bagi pemilik motor bisa mengambil kembali miliknya setelah lebaran.

Kasat Lantas Polres Lobar, Iptu Lalu Panca Warsa, menjelaskan operasi penertiban tersebut merupakan yang kesekian kali di Jalan Raya Kediri.

Pihaknya menggelar operasi tersebut karena banyak menerima laporan warga yang resah dengan aktivitas balap liar di jalur tersebut selama bulan Ramadan.

Menurut dia, para pebalap liar seperti tidak ada kapoknya, meskipun sudah dilakukan operasi penertiban berkali-kali.

“Tidak ada kapok-kapoknya. Jadi malam ini kita mulai operasi dari jam 02.00 sampai 03.00 WITA,” ujarnya di sela operasi penertiban.

Pihaknya akan tetap akan memonitor sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi balap liar. Di antaranya di Jalur Nyurgading, perbatasan Lobar dan Mataram serta kawasan kantor Bupati Lobar.

Lalu Panca Warsa juga mengimbau masyarakat terutama para orang tua untuk melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap anaknya supaya tidak melakukan aktivitas balap liar yang bisa mengganggu kekhusuan umat muslim menjalankan ibadah puasa. (Wal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here