Pegadaian Dukung Penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Lombok

0
150
.
.

Mataram (NTBOne) – PT Pegadaian (Persero) Area Ampenan, Nusa Tenggara Barat, menyalurkan bantuan senilai Rp241,71 juta berupa paket kebutuhan pokok, alat pelindung diri dab wastafel sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dan masyarakat dalam upaya menekan penyebaran COVID-19 di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Pemberian bantuan tersebut sebagai salah satu wujud komitmen perseroan memberikan dukungan untuk menanggulangi pandemi COVID-19 di daerah,” kata Kepala Departement Produk Gadai, Pegadaian Area Ampenan, Agus Sapto Joko Priyono.

Penyaluran bantuan tersebut juga sebagai bentuk partisipasi dan kontribusi Pegadaian dalam Satgas BUMN se-NTB dalam rangka memutus rantai penyebaran COVID-19.

Agus mengatakan pihaknya sudah menyalurkan alat pelindung diri berupa masker, baju gown, dan goggles ke masyarakat dan beberapa puskesmas yang tersebar di kabupaten/kota di Pulau Lombok.

Begitu juga dengan wastafel sudah disebar ke beberapa sektor oleh tim Pegadaian Area Ampenan. Sasatan penyaluran wastafel tiga sisi adalah pasar-pasar tradisional yang tersebar di Pulau Lombok, seperti pasar Pancor, pasar Pringgabaya, pasar Renteng, pasar Kediri, pasar Gerung, pasar Narmada, pasar Cakranegara, pasar ACC, pasar Kebon Roek, dan pasar Tanjung.

Ia menambahkan untuk bantuan berupa 468 paket kebutuhan pokok diserahkan ke beberapa yayasan, seperti Yayasan Panti Asuhan NU Assima Darul Falah, Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu Al-Hidayah, Yayasan Panti Asuhan Al-Halimi.

“Kami juga bekerja sama dengan jajaran Korem 162 Wira Bhakti untuk menyerahkan ratusan paket kebutuhan pokok tersebut di Desa Bagu, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah,” ucap Agus.

Kepala Departemen Produk Non Gadai, Pegadaian Area Ampenan, Arif Fanany menambahkan, penyaluran bantuan dari perusahaannya sudah dilakukan sejak April 2020 dan masih berjalan hingga 19 Mei 2020.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Bantuan tersebut disalurkan oleh beberapa tim yang langsung turun ke sasaran penerima di kabupaten/kota.

“Bantuan diserahkan langsung kepada yang membutuhkan, baik di puskesmas, yayasan dan warga terdampak COVID-19. Itu sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam upaya bahu membahu menangani, mencegah, dan memutus mata rantai virus corona di NTB,” kata Arif. (r)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here