Beranda Headline PLN Gandeng Kejaksaan Agung Pastikan Kepatuhan Hukum di Lingkungan Perusahaan

PLN Gandeng Kejaksaan Agung Pastikan Kepatuhan Hukum di Lingkungan Perusahaan

54
0
Jaksa Agung Rebublik Indonesia Burhanuddin (kiri), bersama Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, menandatangani nota kesepahaman. (Dokumen PLN)
Jaksa Agung Rebublik Indonesia Burhanuddin (kiri), bersama Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, menandatangani nota kesepahaman. (Dokumen PLN)

Jakarta, ntbone, 26/3/2021 – PT PLN (Persero) dan Kejaksaan Agung menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama bersama tentang koordinasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi untuk memastikan kepatuhan hukum di lingkungan perusahaan.

Hal itu juga merupakan wujud prinsip itikad baik, kehati-hatian dan kepatuhan PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara terhadap seluruh regulasi yang berlaku dan mendukung penerapan “good corporate governance”.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama (Dirut) PLN, Zulkifli Zaini, bersama Jaksa Agung Rebublik Indonesia, Burhanuddin, di kantor pusat PLN, di Jakarta, Jumat (26/3).

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia PLN, Syofvi F. Roekman, dengan Jaksa Agung Muda Perdata dan TUN, Feri Wibisono, Jaksa Agung Muda Intelijen, Sunarta, Jaksa Agung Muda Pembinaan, Bambang Sugeng Rukmono dan Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI, Tony Tribagus Spontana.

Jaksa Agung Burhanuddin mengapresiasinya atas terselenggaranya penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama tersebut merupakan wujud hubungan baik guna menciptakan harmonisasi untuk pengabdian ke masyarakat dan bangsa yang merupakan tanggung jawab bersama.

“Kami siap mendukung, PLN dapat fokus pada bisnis intinya dan apabila ada permasalahan terkait hukum kami yang akan mengatasi,” jelas Burhanuddin.

Adapun nota kesepahaman dan kerja sama yang ditandatangani meliputi pemberian pendampingan dan pendapat hukum, bantuan hukum baik litigasi dan non litigasi, serta tindakan hukum lainnya di bidang perdata dan tata usaha negara, pendampingan dan pengamanan proyek pembangunan strategis dan/atau percepatan investasi, penelusuran dan pemulihan aset negara, penempatan, pengembangan, dan peningkatan sumber daya manusia.

Selain itu, pertukaran data, informasi, keahlian, serta pemanfaatan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan penegakan hukum dan penguatan kelembagaan, pemanfaatan produk dan/atau jasa PLN untuk mendukung tugas dan fungsi Kejaksaan.

“PLN sangat memahami bahwa kehadiran dan keberadaan pihak Kejaksaan sangatlah berarti dan dibutuhkan karena senantiasa membantu dan mengingatkan PLN dalam setiap pengambilan putusan yang dipandang cukup strategis, kompleks, dan rentan akan permasalahan,” ucap Dirut PLN, Zulkifli Zaini.

Menurut dia, kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara PLN dengan Kejaksaan Agung selama ini perlu untuk ditingkatkan. Hal itu sejalan dengan upaya penyediaan tenaga listrik sebagai komponen pemulihan ekonomi dan pelaksanaan Program Transformasi PLN guna mencapai aspirasi perusahaan pada 2024, yaitu menjadi electricity champion di Asia Tenggara, dan menjadi nomor satu pilihan pelanggan dalam solusi energi.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama serupa antara General Manager PLN dengan Kepala Kejaksaan Tinggi di masing-masing provinsi di seluruh Indonesia.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat meningkatkan optimalisasi kemampuan sumber daya yang dimiliki oleh kedua belah pihak yang dilandasi keinginan untuk saling membantu dan memberikan dukungan.

Untuk provinsi Nusa Tenggara Barat, penandatangan nota kesepahaman dan kerja sama dilakukan oleh General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Lasiran, Senior Manager Pertanahan dan Komunikasi PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara, bersama Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Tomo.

“Hubungan kerja sama selama ini telah terjalin baik, seperti pendampingan, legal opinion dan banyak hal. Untuk program strategis nasional dan percepatan investasi dilakukan pendampingan oleh bidang intelijen,” jelas Tomo.

Tomo juga berharap, ke depan kerja sama yang terjalin antara PLN dengan Kejaksaan Tinggi NTB bisa lebih baik lagi.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Lasiran, juga menuturkan hal serupa. Menurutnya, sinergi yang baik dengan Kejaksaan Tinggi NTB merupakan satu hal yang sangat penting untuk mendukung setiap kegiatan operasional perusahaannya.

“Semoga upaya yang dilakukan dapat lebih mengoptimalkan tugas PLN untuk melistriki masyarakat NTB,” ujarnya. (Din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here