PLN UIW NTB Kembali Meresmikan Kawasan 100 Persen Listrik Pintar

0
582

Mataram, ntbone, 19/9/2021 – PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) kembali meresmikan kawasan Smart Electric Island (SEI) atau Listrik Pintar di Pulau Lombok, dan Pulau Sumbawa.

Sebelumnya SEI telah hadir di Gili Trawangan, Gili Air, Gili Meno, Kabupaten Lombok Utara, dan Gili Maringkik, Kabupaten Lombok Timur.

Peresmian SEI kali ini berada di Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara, untuk Pulau Lombok, dan Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, di Pulau Sumbawa.

Peresmian tersebut sebagai wujud implementasi pembangunan teknologi pada alat ukur pelanggan, di mana dengan program SEI ini seluruh pelanggan PLN yang ada di kawasan atau pulau tersebut seluruhnya menggunakan listrik prabayar.

General Manager PLN UIW NTB Lasiran dalam keterangannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas dukungan yang diberikan sehingga PLN mampu mewujudkan kawasan 100 persen listrik pintar.

“Kami gembira dapat kembali meresmikan Kawasan Smart Electric Island di NTB. Tanpa bantuan dan kerja keras perangkat pemerintah dan warga masyarakat yang bekerja sama dengan PLN, rasanya mustahil kawasan 100 persen listrik pintar ini akan terwujud,” ucapnya.

Dia menjelaskan bahwa sebanyak 579 pelanggan di Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara, kini telah menjadi pelanggan prabayar.

Sementara itu, di Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, sebanyak 1.584 pelanggan telah berhasil dimigrasikan ke listrik pintar.

Total jumlah pelanggan PLN di Kecamatan Lunyuk sebanyak 6.613 keluarga yang telah menggunakan listrik pintar. Hal tersebut menjadikan Desa Malaka, dan Kecamatan Lunyuk sebagai kawasan 100 persen listrik pintar.

Peresmian di Desa Malaka sendiri dihadiri oleh Manager PLN UP3 Mataram, Maman Sulaeman beserta Kepala Desa Malaka, sedangkan untuk Kecamatan Lunyuk, dihadiri oleh Manager PLN UP3 Sumbawa, Wiedhyarno Arief, dan Bupati Sumbawa yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Syahrudin, SH.

“Smart Electric Island ini merupakan salah satu wujud transformasi PLN, yaitu Customer Focused. Kami terus mendorong agar seluruh daerah di provinsi NTB menjadi Kawasan 100 persen listrik pintar agar pelayanan menjadi lebih mudah dan maksimal,” kata Lasiran

Dengan listrik pintar atau dikenal juga dengan listrik prabayar, pelanggan tentunya akan memperoleh berbagai kemudahan layanan.

Seperti fleksibilitas pembelian token, terhindar dari anomali pembayaran tagihan listrik akibat ketidaksesuaian pencatatan angka meter, lebih nyaman karena tidak ada pembacaan angka meter, dan banyak lainnya.

Tak lupa, Lasiran juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengunduh aplikasi PLN Mobile di appstore ataupun playstore untuk melengkapi kemudahan layanan dari PLN.

“Ayo seluruh masyarakat NTB, download aplikasi PLN Mobile supaya lebih nyaman mengakses layanan dari PLN,” tutup Lasiran. (Din)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini