PLN UPK Lombok Bangun “The Power Green House” di Mataram

0
15
Bangunan
Bangunan "The Power Green House". (Foto PLN)

Mataram (NTBOne) – PT PLN Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Lombok, Nusa Tenggara Barat, terus meningkatkan kepeduliannya untuk menjaga lingkungan yang berada di sekitar pembangkitnya. Salah satunya dilakukan dengan cara membangun “The Power Green House” di kantor PLN UPK Lombok, Jln Arya Banjar Getas, Kota Mataram.

“Salah satu tujuan dari pembangunan Green House ini adalah sebagai wadah pegawai dalam mengoptimalkan dan mengimplementasikan pengetahuan bercocok tanam baik dengan media tanam tanah ataupun air,” ujar Hariyono, Manager PLN UPK Lombok.

Selain itu, The Power Green House yang dibangun secara swadaya oleh pegawai di kantor UPK Lombok ini berfungsi untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia. Yang dimaksud pembangunan secara swadaya ini adalah mulai dari tahapan penentuan lokasi, penentuan Tema Green House hingga sarana dan prasarana yang dibutuhkan, semua dilakukan oleh pegawai.

“Yang kita bangun di sini adalah tipe piggy back, yang memang merupakan tipe green house yang paling cocok dipakai di Indonesia yang berhawa tropis. Struktur bukaannya banyak, jadi sistem ventilasi udaranya lebih baik,” tutur Hariyono.

Dengan semangat dari pegawai, oleh pegawai dan untuk pegawai, The Power Green House mengimplementasikan program penanaman dengan system hydrophonic dan aquaphonic.

“Kami berharap, dengan adanya green house ini, pegawai dapat membagi pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki untuk membudayakan semangat untuk belajar dan berkreasi,” jelas Hariyono.

Selain untuk internal pegawai, melalui program Corporate Social Responsibility, PLN UPK Lombok bekerja sama dengan Bank Sampah Mandiri NTB juga telah mengadakan pelatihan sistem tanam hydroponic dan aquaponic untuk pelestarian lingkungan. Pelatihan digelar untuk warga di daerah Labuapi dengan memanfaatkan lahan sempit sebagai sumber pemenuhan kebutuhan pangan secara mandiri.⠀

“Seluruh aktivitas di Green House merupakan kegiatan ekstra untuk para pegawai, yang dilakukan di luar jam kerja. Namun, pastinya, keandalan sistem kelistrikan Lombok tetap menjadi prioritas utama kami,” tutup Hariyono. (r)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here