Polisi Tangkap Warga Desa Rato Bima karena Miliki Narkoba

0
316
Proses penggerebekan di rumah terduga pelaku H, di Desa Rato, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. (ist)
Proses penggerebekan di rumah terduga pelaku H, di Desa Rato, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. (ist)

Bima (NTBOne) – Anggota Polsek Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, menangkap salah seorang warga berinisial H (24), dan M (20), karena diduga memiliki narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) jenis sabu.

Kabid Humas Polda NTB, AKBP Purnama, mengatakan penangkapan dilakukan di rumah terduga pelau H, di RT 09 RW 05, Desa Rato, Kecamatan Bolo, pada Minggu (9/6/2019), pukul 14.30 WITA.

Penggeberekan bermula ketika Kapolsek Bolo dan anggota Piket SPKT II melakukan patroli rutin di wilayah hukum Polsek Bolo tepatnya di Dermaga Daru, Desa Darusalam, Kecamatan Bolo, pada pukul 13.00 WITA.

Kemudian sekitar pukul 13.15 WITA, anggota mendapat laporan dari salah satu masyarakat Desa Rato bahwa ada salah satu warga yang sedang mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu di kediaman Ubut H Husen.

Menindak lanjuti laporan tersebut, Kapolsek Bolo dan anggota langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penggerebekan.

Setelah sampai di TKP, Kapolsek dan anggota langsung menuju ke salah satu kamar dari rumah tersebut dan menemukan/menangkap tangan saudara H dan M yang sedang menggunakan narkoba jenis sabu-sabu beserta barang bukti berupa satu klip sabu yang tersimpan di dalam kotak hp vivo.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu buah korek gas warna merah, satu buah korek gas warna ungu yang ada pipetnya diatas., dua buah korek gas dalam keadaan rusak, satu buah korek api kayu yang isinya dua batang korek yang sudah terpakai.

Selain itu, satu buah pilpet panjang, satu buah kayu yang dibungkus kertas rokok, satu buah pilpet pendek/takaran warna putih, satu buah pilpet pendek warna putih-uji, satu buah kaca silinder yang berukuran 10 mm, satu buah plastik klip dalam keadaan kosong.

Barang bukti lainnya berupa satu buah klip yang berisi narkoba (sabu-sabu), dua lembar uang kertas pecahan Rp100 ribu, satu buah tutup botol aqua yang sudah dibolongin dan pipet diatasnya, satu botol bong, tujuh batang rokok surya, satu buah pisau kater warna biru, satu buah hp nokia warna hitam, satu buah hp samsung duos warna silver.

Berdasarkan hasil interogasi bahwa kedua pelaku mendapatkan narkoba tersebut dari temannya dari Kabupaten Dompu, yang dibeli seharga Rp500 ribu per gram. (wal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here