Polres Mataram berhasil tangkap pencuri motor milik pengusaha bengkel

0
427
Kedua terduga pelaku dan barang bukti sepeda motor jenis Suzuki Satria FU. (ist)
Kedua terduga pelaku dan barang bukti sepeda motor jenis Suzuki Satria FU. (ist)

Tim Resmob Polsek Ampenan berhasil menangkap satu orang yang diduga sebagai pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor jenis Suzuki Satria FU dan seorang penadah barang hasil curian milik salah seorang pengusaha bengkel.

Terduga pelaku pencurian berinisial LRE (31), warga Desa Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, sedangkan terduga pelaku yang bertindak sebagai penadah barang hasil pencurian berinisial MH (33), warga Kelurahan Monjok, Kota Mataram.

Kapolres Mataram, AKBP Saeful Alam, di Mataram, Selasa (14/5/2019) mengatakan, penangkapan kedua terduga pelaku berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan pengumpulan keterangan dari para saksi.

Dari hasil interogasi terhadap terduga pelaku pencurian, Tim Resmob Polsek Ampenan mendapatkan keterangan bahwa pelaku LRE mengakui telah mencuri sepeda motor jenis Satria FU. Barang hasil curian tersebut selanjutnya digadaikan sebesar Rp1 juta kepada MH selaku terduga penadah.

Terduga pelaku pencurian ditangkap di Desa Bagek Polak, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, pada Jumat (3/5/2015), sedangkan terduga penadah ditangkap di rumahnya di Kelurahan Monjok, Kota Mataram. Proses penangkapan berjalan aman tanpa perlawanan.

“Kedua terduga pelaku sudah diamankan di Mapolsek Ampenan, bersama barang bukti satu unit sepeda motor jenis Suzuki Satria FU,” katanya.

Saeful menyebutkan tindak pidana pencurian terjadi pada 25 April 2019, di bengkel milik korban berinisial MY (33), di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Modus pencurian yakni pelaku masuk ke tempat kejadian perkara dengan cara membuka pintu bengkel, kemudian mengambil sepeda motor yang ada di dalam bengkel ketika korban sedang tidak ada di tempat usahanya.

Korban mengetahui sepeda motor yang sedang dalam proses perbaikan tersebut hilang ketika akan memasang box sepeda motor.

“Akibat kejadian tersebut, korban menderita kerugian Rp6 juta, dan merasa keberatan, korban melapor ke Polsek Ampenan,” pungkas Saeful.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here