Sharing Informasi Perawatan Sepeda Motor bersama Bang Mayo

0
311

Mataram, ntbone, 11/8/2021 – Efek PPKM yang diterapkan di Kota Mataram, NTB, mengharuskan masyarakat untuk mengurangi mobilitas keluar rumah.

Hal tersebut menjadikan motor Honda Anda jarang dipakai sehingga dibutuhkan beberapa tahap untuk tetap rutin mengecek agar kondisi mesin dan lainnya agar tetap dalam kondisi prima.

Pada live session PPKM level II yang digelar oleh Astra Motor NTB melalui live instagram @mayohondantb, terdapat beberapa kompenen penting yang harus dicek secara berkala walaupun motor Anda jarang digunakan. Apa saja yg perlu dirawat pada motor :

1. Periksa saluran bahan bakar secara berkala.
Pada buku petunjuk perlu dibaca sesekali untuk membantu pengendara agar tahu komponen apa saja yang perlu dilakukan saat pengecekan mandiri dirumah.
Pada komponen sistem bahan bakar perlu diperiksa yaitu pompa saringan dan selang bahan bakar yang menuju ke injector. Kalau tidak sesuai dengan standar, tekanannya bisa mengakibatkan motor susah hidup. Standar tekanan bahan bakar yaitu 263-316 kpa. Kalau tekanan rendah akan susah hidup. Kalau tekanan tinggi hidupnya akan merebet.

2. Periksa cara kerja handel gas.
Kalau handel gas tidak sesuai standar maka akan mengakibatkan laju motor menjadi tidak baik. Pertama jarak main bebas sesuai dengan standar bertujuan untuk awal start sepeda motor tidak kejut (tidak langsung lompat). Apalagi untuk sepeda motor matic. Kedua saat belok, gas tidak lengket, sehingga saat berbelok kecepatan motor dapat terkendali.

3. Cek Busi.
Standar yang baik untuk penggantian busi yaitu setiap jarak tempuh sejauh 8000km, namun ada baiknya sebelum mencapai jarak tempuh tersebut, Anda harus secara berkala melakukan pengecekan. Biasanya mekanik AHASS akan menyarankan untuk melakukan pengecekan setiap jarak tempuh 4000km agar dapat meminimalisir resiko yang tidak diinginkan seperti busi kotor yang dapat mempengaruhi respon menyala saat sepeda motor di stater dan pengapian pada sepeda motor tetap baik serta lebih responsive.

4. Jarak renggang klep harus sesuai standar.
Salah satu kompenen pada mesin ini biasa disebut kepala silinder. Poin yang perlu diperhatikan yaitu jarak renggang klep. Efek yg bisa terjadi apabila komponen ini tidak standr yaitu bila terlalu kencang kompresinya akan bocor sehingga mengakibatkan laju motor kurang bertenaga.
Poin ini harus dicek rutin setiap jarak tempuh sejauh 4000km dan kelipatannya. Dan komponen ini cenderung rumit untuk di cek secara mandiri jadi lebih baik untuk dibantu pengecekan oleh mekanik pada bengkel resmi Honda yaitu AHASS.

5. Putaran stasioner mesin / langsam.
Mungkin Anda pernah mengalami saat handel gas dilepas, motor Anda tiba-tiba akan langsung mati. Hal ini terjadi akibat putaran stasioner mesin menjadi tidak langsam. Perlu diketahui bahwa salah satu penyebabnya yaitu sukanya berganti-ganti jenis bahan bakar pada sepeda motor. Sehingga dapat menyebabkan motor menjadi boros. Proses pengecekan ini akan dilakukan oleh mekanik AHASS saat final cek. Motor akan diukur melalui alat yang bernama Tachometer untuk mengetahui campuran bahan bakar dengan udara telah sesuai atau sesuai standar agar sepeda motor Anda dapat hidup dengan normal.

6. Cek vbelt atau gear pada motor.
Pemeriksaan vbelt pada motor matic atau rantai gear untuk motor bebek dan sport harus dilakukan pengecekan setiap 4000km dan kelipatannya. Pengecekan yang dilakukan diantaranya apakah vbelt terjadi retakan atau sudah tipis untuk menghindari resiko vbelt putus.

“Jangan sepelekan hal ini, agar motor Honda kesayanganmu tetap kencang larinya dan prima mesinnya. Pastikan ke 6 Item tersebut dicek secara rutin saat melakukan servis di AHASS. Manfaatkan juga layanan booking servis online utk memudahkan pengaturan jadwal servis rutin atau berkala spm Honda kesayangan Anda melalui aplikasi Motorku X. Ingat Suku cadang ASLI dari yang AHLI. Aman awet irit presisi,” tutup Sultan Hartawan. (Din)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini