SMKPP Negeri Mataram miliki tiga gedung penunjang kualitas SDM

Sekolah Menengah Kejuruan Pendidikan Pertanian (SMKPP) Negeri Mataram memiliki tiga gedung penunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian, yakni gedung technopark “Dewi Sri”, gedung asrama iswa “Oryza Sativa”, dan gedung asrama “Gili Nanggu” Balai Pelatihan Pertanian dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Ketiga gedung tersebut diresmikan oleh Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, di SMKPP Negeri Mataram, pada 27 Maret 2019.

Wagub NTB yang akrab disapa Umi Rohmi mengatakan, sektor pertanian merupakan salah satu yang menjadi andalan Provinsi NTB, dan dari waktu ke waktu tidak bisa bergeser karena hal ini infeknya besar bagi pertumbuhan ekonomi di NTB.

Menurut dia, yang perlu menjadi perhatian bersama saat ini adalah turunnya animo anak-anak muda di NTB untuk belajar dan menggeluti bidang pertanian. Hal itu disebabkan karena pertanian masih dianggap sebagai profesi yang tidak menjanjikan.

“Padahal kalau kita Serius dalam pertanian tidak ada kata rugi, kalau kita paham dan mengerti teknologi pertanian tersebut, maka pertanian lebih menjanjikan dari profesi lainnya,” katanya.

Untuk itu, kata dia, keberadaan SMKPP Negeri Mataram dengan segala fasilitas penunjang yang ada, diharapkan akan menjadi salah satu sarana untuk membangkitkan kembali animo generasi muda di NTB dalam mempelajari ilmu dan menggeluti sektor pertanian.

“Animo anak muda NTB menggeluti bidang pertanian harus ditingkatkan. Tidak boleh setengah-setengah dalam pertanian, dan perlu menjadi pertanyaan kenapa animo anak muda NTB dalam pertanian turun”, tandasnya.

Oleh karena itu, menurut Umi Rohmi, perlu pembenahan terhadap sistem pembelajaran, dan sistem belajar juga harus sesuai dengan kemajuan dan perkembangan teknologi di era 4.0 saat ini. Khususnya kemajuan teknologi telepon seluler, harus bisa dimanfaatkan sebagai sarana menunjang pembelajaran melalui informasi teknologi yang ada.

Wagub juga mengingatkan agar manajemen SMKPP Negeri Mataram juga harus terus dibenahi. Ia berharap apa yang menjadi kekurangan harus terus dikorek dan dibenahi.

Oleh karena itu, dengan keberadaan gedung penunjang fasilitas pembelajaran saat ini, diharapkan mampu dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam peningkatan produktivitas dan kreativitas SDM di SMKPP Negeri Mataram di masa depan.

“Fasilitas ini mari kita manfaat sebaik-baiknya, khususnya management dan lingkungan harus ditata dengan baik dan asri,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB, Husnul Fauzi dalam laporannya mengatakan, SMKPP Negeri Mataram sebagai salah satu unit pelaksana teknis dinas (UPTD) di bawah dinas pertanian dan perkenunan memiliki 728 siswa, dengan 8 kompentensi keahlian.

Ia juga berharap dengan adanya tiga gedung yang dibangun dengan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp5,1 miliar dan sudah diresmikan tersebut akan mampu menunjang proses pembelajaran di sekolah pertanian milik warga NTB.

Di hadapan Wagub NTB, ia menyebutkan saat ini SMKPP Negeri Mataram membutuhkan tenaga-tenaga pendidik yang berkompetensi. Hal itu untuk menyiapkan lulusan-lulusan yang kompeten dan siap kerja.

“Dengan keberadaan gedung asrama ini diharapkan mampu menampung siswa SMKPP sesuai target yakni 20 persen, dimana saat ini hanya mampu menampung 180 siswa saja”, ujarnya. (Din)

Leave a Reply