Ulama NTB Deklarasi Tolak “People Power” dan Makar

0
245

NTBOne – Ratusan ulama dan tokoh masyarakat di Nusa Tenggara Barat menggelar deklarasi untuk menolak gerakan makar maupun “people power” di Indonesia yang di rencanakan pada 22 Mei 2019 di Jakarta.

Deklarasi tolak “people power” tersebut digelar di salah satu hotel di Kota Mataram, Rabu (15/5).

Deklarasi silaturahmi ulama NTB tersebut mengangkat tema “Meneguhkan Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah.”

Ketua Umum PWNU NTB, Prof H Masnun Tahir mengatakan, pasca pemilu marak beredar isu-isu yang bersifat kebohongan “hoaks” dan profokatif yang menimbulkan perpecahan di kalangan masyarakat.

Untuk itu, Masnun mengajak masyarakat ikut menangkal isu tersebut dengan memperkokoh persatuan dan kesatuan sebagai muslim dan sebagai bangsa Indonesia.

“Sebagai umat Islam mari kita bersama jaga umat beragama dan memberikan pencerahan kepada saudara kita lainya , sehingga ukhuwah islamiyah dan wathoniyah tetap utuh dan mari kita hormati apa yang menjadi keputusna kpu nanti siapa pun Presiden terpilih,” ucapnya pada ulama yang hadir.

Selain itu, Masnun juga menegaskan, gerakan “people power” tidak ada dalam tardisi NU dan menyarankan agar dalam setiap masalah dilakuan dengan cara bermusyawarah sehingga tercipta kondisi yang aman dan damai antarumat berbangsa di Indonesia.

“Gerakan people power sebenarnya tidak ada dalam tradisi NU, dan kita ambil pelajaran ke negara yang hancur akibat isu hoaks,” tegasnya.

Hal senada diungkap TGH Turmudzi Badarudin. Dia meminta masyarakat menjaga persatuan dan tidak terpancing isu yang memecah belah masyarakat, dna berharap gerakkan “people power” tidak jadi dilaksanakan.

“Mari kita saling jaga persatuan dan kesatuan, dan semoga gerakkan people pwer tidka jadi dilaksanakan di jakarta,” ucapnya. (Wal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here