Warga Beleke Lombok Tengah Ditangkap karena Punya Pistol

0
585
AN alias Amak DE (duduk), ketika ditangkap anggota Polres Lombok Timur. (ist)
AN alias Amak DE (duduk), ketika ditangkap anggota Polres Lombok Timur. (ist)

Mataram – (NTBOne) – Jajaran Polres Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, menangkap AN alias Amak DE (50), warga Desa Beleke, Kabupaten Lombok Tengah, karena mempunyai pistol rakitan jenis jenis revolver dan 14 butir peluru organik yang diduga akan digunakan untuk kejahatan.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Purnama, di Mataram, Rabu (23/10/2019) mengatakan, penangkapan dilakukan oleh gabungan Tim Resmob Sat Reskrim Polres Lombok Timur, dan Tim Buser Sat Resnarkoba Polres Lotim dan Anggota Polsek Jerowaru, di Desa Sepapan, Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, pada Selasa (22/10/2019), pukul 19.20 Wita.

“Anggota Polres Lombok Timur melakukan penangkapan berdasarkan laporan masyarakat,” katanya.

Kronologis penangkapan berawal dari tertangkapnya pelaku oleh gabungan Tim Sat Res Narkoba Polres Lombok Timur dan anggota Polsek Jerowaru karena pelaku diduga membawa serta mengedarkan narkotika jenis sabu.

Saat pelaku berada di kolam pemancingan yang berada di Desa Sepapan, selanjutnya salah satu anggota Polsek Jerowaru menghubungi Tim Resmob untuk membantu melakukan penggeledahan badan dan pemeriksaan barang-barang yang dibawa oleh pelaku.

Pistol rakitan jenis revolver yang diamankan polisi. (ist)
Pistol rakitan jenis revolver yang diamankan polisi. (ist)

Selang beberapa menit setelah dihubungi, Tim Resmob tiba di tempat kejadian perkara dan membantu melakukan penggeledahan. Saat itu, Tim Resmob menemukan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver dan beberapa butir amunisi yang disimpan di dalam tas.

Selanjutnya, Tim Resmob langsung mengamankan barang bukti senjata api dan amunisi tersebut serta pelaku ke Mapolres Lombok Timur untuk dilakukan pendalaman, pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Sebanyak 14 butir peluru organik yang diamankan polisi. (ist)
Sebanyak 14 butir peluru organik yang diamankan polisi. (ist)

Pelaku diduga melakukan tindak pidana penguasaan senjata api dan amunisi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 UU Darurat No 12 tahun 1951. (mad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here