Beranda Headline WWF dan Bluebird Bali-Lombok Bermitra Jalankan Program Signing Blue

WWF dan Bluebird Bali-Lombok Bermitra Jalankan Program Signing Blue

182
0
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bluebird Bali-Lombok dengan WWF-Indonesia tentang kemitraan menjalankan program Signing Blue, di Mataram, Senin (30/11/2020).  
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bluebird Bali-Lombok dengan WWF-Indonesia tentang kemitraan menjalankan program Signing Blue, di Mataram, Senin (30/11/2020).

Mataram (NTBOne) – Setelah resmi mengumumkan kemitraan strategis dengan WWF-Indonesia pada 2018 melalui pengurangan sampah plastik di Bali, kini Bluebird Bali dan Lombok memperkuat komitmennya dengan menjadi Blue Allies untuk melakukan praktik terbaik dalam mendukung konservasi lingkungan, kelestarian hayati laut, serta pemberdayaan masyarakat setempat yang dapat dilakukan di Bali dan Lombok.

Bernaung dalam program Signing Blue, Bluebird Bali-Lombok dan WWF-Indonesia mendorong para staf dan pelanggan untuk turut dalam upaya pelestarian wisata.

Melalui program Signing Blue, Bluebird Bali-Lombok akan diberikan penilaian berupa starfish dan pendampingan secara komprehensif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan praktik bisnisnya di beberapa aspek yang melingkupi lingkungan, sosial ekonomi dan budaya, serta efektivitas manajemen.

Head Program Signing Blue, Marine Tourism, WWF-Indonesia, Debrina Puspitasari Winarko, mengatakan sebagai salah satu pemimpin pasar di bidang jasa transportasi, WWF-Indonesia sangat mengapresiasi antusiasme Bluebird Bali-Lombok untuk bergabung dalam program Signing Blue yang masuk dalam kategori Blue Allies.

Program tersebut mendukung sekaligus mendorong mitra trip operator dalam menjalankan tata kelola dan praktik bisnis yang bertanggung jawab.

“Didukung dengan komitmen Bluebird yang luar biasa, pihaknya berharap program tersebut akan membawa manfaat dan dampak positif bagi kelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat setempat dan pemangku kepentingannya yaitu wilayah, pemerintah dan pasar,” kata Debrina, saat memberikan sambutan dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bluebird Bali-Lombok dengan WWF-Indonesia tentang kemitraan menjalankan program Signing Blue, di Mataram, Senin (30/11).

Head of Bali-Lombok Panca Wiadnyana, mengatakan di Bali-Lombok, pihaknya mengenal kata Tri Hita Karana, yang menekankan kehidupan manusia harus menyeimbangkan tiga hal, yaitu hubungan dengan Tuhan, dengan sesame dan dengan alam sekitar.

Karenanya, dari awal Bluebird berprinsip untuk menjaga keseimbangan dengan alam, lewat beberapa inisiatifs seperti mobil listrik (Langit Biru Bluebird),  pengurangan produksi sampah di proses produksi Blue Bird, dan yang terbaru adalah menghapuskan penggunaan botol plastic sekali pakai di wilayah Bluebird Bali-Lombok.

Hal ini juga sesuai dengan program Pemerintah Bali maupun NTB. Bukan hanya itu, untuk menjaga keselarasan Tri Hita Karana, pihaknya juga berpartispasi dalam giving back to community, seperti pengajaran seni kebudayaan, Pendidikan lewat anak asuh Bluebird dan bea siswa.

CSO Bluebird Paul Soegianto menambahkan Bluebird sebagai korporasi Bluebird sangat concern mengenai sustainable development, reducing our impact to our environment and giving back to our community.

Bluebird telah memberikan lebih dari 33.000 bea siswa kepada anak didik pengemudi Bluebird, dan dengan program Langit Biru Bluebird, Bluebird berkomitment untuk mengurangi dampak lingkungan lewat operasi Bluebird.

“Kami berterima kasih atas pengakuan dari WWF untuk Bluebird lewat Blue Aliases untuk Bluebird Bali dan Lombok, memberi bukti untuk komitment Bluebird untuk terus pengembangan transportasi yang berkesinambungan secara bisnis, lingkungan dan community,” ucapnya.

Signing Blue adalah program yang diinisiasi oleh WWF-Indonesia untuk mewujudkan pariwisata yang bertanggung jawab (Responsible Tourism), termasuk untuk wisata bahari.

Sebagai langkah awal dari kemitraan strategis dengan WWF-Indonesia, Blue Bird Bali-Lombok berkomitmen bergabung dalam Blue Allies dengan tujuan menyelaraskan meningkatnya performa perusahaan di area Bali dan Lombok dengan kelestarian lingkungan dan alam.

Diyakini, kelestarian alam dan lingkungan yang terjaga baik akan mendukung tak hanya keberlanjutan kinerja perusahaan namun halnya masyarakat sekitar. (Din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here