Mataram, ntbone – Honda Vario tak lagi sekadar kendaraan harian. Di tangan para penggemarnya, skuter matik ini menjelma menjadi medium ekspresi, identitas, dan gaya hidup. Semangat itulah yang akan terlihat pada ajang Vario Modification Contest yang dijadwalkan berlangsung di Lombok Epicentrum Mall, Kota Mataram, pada 10 Januari 2026.
Ajang ini menjadi ruang pertemuan bagi para modifikator dan pecinta Honda Vario di Nusa Tenggara Barat untuk menampilkan karya terbaik mereka. Tidak hanya soal tampilan visual, kontes ini juga menekankan kreativitas, karakter, dan keunikan konsep modifikasi yang merepresentasikan pemiliknya.
Kegiatan tersebut digelar oleh Astra Motor NTB sebagai bagian dari upaya mendekatkan dunia modifikasi yang bertanggung jawab kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadikan sepeda motor sebagai bagian dari keseharian mereka.
Kepala Wilayah Astra Motor NTB, Jeffry Mei Gamastra, mengatakan bahwa kontes modifikasi ini dirancang sebagai wadah apresiasi bagi kreativitas konsumen Honda, khususnya pengguna Honda Vario yang jumlahnya terus bertambah di NTB.
“Melalui Vario Modification Contest, kami ingin memberikan ruang positif bagi para pengguna Honda Vario untuk mengekspresikan karakter dan kreativitas mereka, tentunya dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan berkendara,” ujar Jeffry dalam keterangannya.
Menurutnya, tren modifikasi sepeda motor di NTB terus berkembang, tidak hanya mengikuti arus nasional, tetapi juga mulai menunjukkan ciri khas lokal. Hal ini menjadi potensi yang perlu difasilitasi agar berkembang secara sehat dan terarah.
“Modifikasi bukan sekadar mengubah tampilan. Ada ide, konsep, dan cerita di balik setiap motor. Itu yang ingin kami tampilkan dan apresiasi,” katanya.
Pemilihan Lombok Epicentrum Mall sebagai lokasi kegiatan dinilai strategis karena menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat Kota Mataram. Dengan digelarnya kontes di ruang publik, masyarakat luas dapat menyaksikan langsung karya-karya modifikasi Honda Vario dari berbagai latar belakang peserta.
Kehadiran kontes ini di pusat perbelanjaan juga diharapkan mampu menjangkau generasi muda yang memiliki ketertarikan pada dunia otomotif, sekaligus memberikan edukasi bahwa modifikasi dapat dilakukan secara kreatif tanpa mengabaikan fungsi utama kendaraan.
Jeffry menambahkan, Astra Motor NTB ingin menjadikan kegiatan ini sebagai ajang yang inklusif dan inspiratif. Tidak hanya bagi peserta, tetapi juga bagi pengunjung yang ingin mengenal lebih dekat dunia modifikasi sepeda motor.
“Kami berharap acara ini bisa menjadi inspirasi, baik bagi modifikator pemula maupun yang sudah berpengalaman,” ujarnya.
Selain menonjolkan estetika, Vario Modification Contest juga membawa pesan tentang pentingnya modifikasi yang sesuai aturan. Astra Motor NTB menekankan bahwa kreativitas harus berjalan seiring dengan keselamatan berkendara dan kepatuhan terhadap regulasi lalu lintas.
Menurut Jeffry, modifikasi yang baik adalah modifikasi yang tidak menghilangkan fungsi dasar sepeda motor sebagai alat transportasi yang aman dan nyaman.
“Kami selalu mengingatkan bahwa modifikasi sebaiknya tetap memperhatikan standar keselamatan. Dengan begitu, hobi bisa tersalurkan, tetapi keselamatan tetap menjadi prioritas,” katanya.
Ajang ini sekaligus memperlihatkan bagaimana dunia otomotif, khususnya segmen skuter matik, telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup urban. Honda Vario, dengan basis penggunanya yang luas, menjadi salah satu model yang paling banyak dimodifikasi sesuai selera pemiliknya.
Vario Modification Contest diperkirakan akan menarik perhatian komunitas otomotif di NTB. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antarpecinta modifikasi, tempat bertukar ide, dan berbagi referensi.
Dengan mengusung semangat kreativitas dan kebersamaan, kontes ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem otomotif lokal, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa modifikasi dapat menjadi aktivitas positif bila dilakukan secara bertanggung jawab.
Astra Motor NTB menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan yang relevan dengan minat dan kebutuhan konsumen, khususnya generasi muda, melalui pendekatan yang edukatif dan inspiratif.
“Kami ingin terus hadir lebih dekat dengan masyarakat, bukan hanya melalui produk, tetapi juga lewat kegiatan yang memberi nilai tambah,” tutup Jeffry.











