Citra Merek Jadi Pertimbangan Beli Sepeda Motor

0
92

Jakarta, ntbone – Kebutuhan transpotasi untuk kendaraan roda dua tetap meningkat setelah pandemi Covid-19. Masyarakat tetap menggunakan alat transportasi roda dua yang lebih efesien menghadapi ancaman kemacetan lalu lintas.

Berdasar hasil survei Jakpat, pasar sepeda motor menggeliat pada 2021. Volume penjualan sepeda motor untuk pasar domestik pada 2022 mencapai 5.221.470 unit, atau meningkat 3,2 persen dibanding tahun sebelumnya, 5.057.516 unit.

Pada tahun berikutnya, hingga November 2023, volume penjualan sepeda motor untuk pasar domestik telah mencapai 5.809.959 unit atau meningkat 22,6 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, 4.738.216 unit.

“Dengan volume pasar yang sebesar itu, tidak heran jika hingga saat ini sepeda motor masih menjadi moda transportasi yang paling populer di Indonesia,” ujar Head of Research Jakpat Aska Primardi dalam keterangannya, Kamis (21/12).

Adapun survei Jakpat ini melibatkan 1.021 responden. Survei itu menunjukkan bagaimana penggunaan sepeda motor, tingkat ketertarikan menggunakan sepeda motor, usia dan merek sepeda motor yang digunakan, serta kesan/citra merek sepeda motor di Indonesia. Seluruh responden berusia 17-54 tahun dengan periode survei pada 17-23 November 2023 yang dilakukan secara daring.

Lebih jauh Aska Primardi mengatakan, 67 persen responden yang tidak menggunakan sepeda motor mengaku tertarik menggunakan kendaraan roda dua ini untuk keseharian.

Sebanyak 9 dari 10 orang menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi sehari-hari.

Sebanyak 60 persen responden menyatakan mengendarai kendaraan roda dua yang berusia di bawah 5 tahun. Artinya, sepeda motor yang dimiliki diproduksi antara tahun 2018 hingga 2023.

Sementara dari sisi merek, 75 persen responden menggunakan sepeda motor Honda. Selanjutnya, Yamaha (16 persen) dan Kawasaki (1 persen).

Sementara pertimbangan masyarakat dalam memilih sepeda motor lebih ke rasional dan emosional. Faktor lain yang dipertimbangkan responden dalam memilih sepeda motoryakni merek terpercaya, berkualitas tinggi, dan harga jual kembali tinggi/stabil.

Untuk aspek merek terpercaya, didominasi Honda (73%), disusul Yamaha (21%), Kawasaki (3%), dan Suzuki (2%). Selain itu, Honda juga unggul sebagai merek berkualitas tinggi (67%) dibandingkan Yamaha (20%), Kawasaki (7%), dan Suzuki (5%).

Aspek lainnya adalah harga jual kembali tinggi/stabil dengan persentase tertinggi adalah Honda sebanyak 71%, diikuti oleh Yamaha (18%), Kawasaki (9%), dan Suzuki (3%).

“Citra positif yang tinggi terhadap sebuah merek akan berbanding lurus dengan jumlah penggunanya. Citra positif bisa membuat konsumen tertarik. Lalu ketika dia menggunakan motor tersebut dan ternyata juga mendapatkan pengalaman positif, maka dia bisa menjadi loyal advocate consumer,” tandas Aska Primardi. (Din)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini