Beranda Headline Honda NTB Peduli, Bantu Korban Banjir di Sumbawa Barat

Honda NTB Peduli, Bantu Korban Banjir di Sumbawa Barat

121
0

Sumbawa Barat, ntbone – Hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan banjir terjadi di dua kecamatan, yakni Kecamatan Taliwang dan Kecamatan Brang Rea. Akibatnya ratusan rumah warga terendam air banjir hingga ketinggian mencapai 1 meter.

Selain kerugian secara materil, banyak kendaraan roda dua milik warga yang ikut terendam air banjir. Sebagai bentuk kepedulian, Astra Motor NTB selaku Main Dealer sepeda motor Honda sigap melakukan pemantauan ke lokasi yang terdampak parah dengan diwakili oleh jaringan Dealernya yang berada di Pulau Sumbawa.

“Melalui jaringan Dealer Honda yang terdapat di area Taliwang, langsung sigap turun untuk melihat kondisi warga yang terdampak. Hasilnya diketahui ada ratusan warga terdampak. Sebagai perusahaan otomotif, salah satu bentuk kepedulian kami yaitu dengan memberikan bantuan berupa servis gratis bagi warga yang menjadi korban banjir. Karena dampak dari endapan air banjir dapat merusak parikel didalam mesin motor, apabila tidak ditindak segera bisa berdampak pada kerusakan yang lebih serius,” jelas Dicky Maulana Akbar Technical Service Astra Motor NTB.

Ditambahkan oleh Budi Yanto selaku Kepala Wilayah Astra Motor NTB, Honda NTB Peduli Korban Banjir Taliwang akan memberikan pemeriksaan dan ganti oli gratis kepada masyaakat yang terdampak. Sebanyak 100 kuota servis dan ganti oli gratis akan diberikan selama 2 hari.

“Bantuan berupa pemeriksaan mesin dan oli gratis akan diberikan kepada 100 konsumen pengguna motor Honda yang akan dilaksanakan pada Sabtu-Minggu (18-19/02) bertempat di Lapangan Desa Sapuraga Bree, Kecamatan Brang Rea. Harapannya aksi ini dapat meringankan dan membantu korban terdampak banjir,” kata Budi.

Diketahui kondisi banjir terparah terjadi di Kabupaten Sumbawa Barat dan terjadi di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Brang Rea dan Kecamatan Taliwang.

Adapun warga yang terdampak banjir di Kabupaten Sumbawa Barat sebanyak 2.952 KK atau 11.800 jiwa. Akibat banjir yang melanda tersebut, berdampak terhadap bangunan rumah warga rusak. (Din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here