Beranda NTB PLN – Bank Syariah Indonesia Kolaborasi Kembangkan UMKM dan Agrikultura

PLN – Bank Syariah Indonesia Kolaborasi Kembangkan UMKM dan Agrikultura

60
0

NTBOne, 30/3/2021 – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Mataram, NTB, bersinergi dengan PT Bank Syariah Indonesia dalam hal kemudahan penyediaan pembiayaan program electrifying agriculture.

Sinergi tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) penyediaan layanan perbankan untuk mendukung program Electrifying Agriculuture dan UMKM yang ditandatangani pada Jumat (26/3).

Penandatanganan MoU dilaksanakan secara langsung di kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mataram oleh Manager PLN UP3 Mataram, Dony Noor Gustiarsyah, bersama Area Manager PT Bank Syariah Indonesia, Sukma Dwie Priardi.

Dony mrngatakan MoU tersebut dilatarbelakangi oleh adanya kesulitan pembiayaan para pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya, khususnya dalam melakukan proses pasang baru atau tambah daya listrik.

Bentuk MoU diwujudkan dalam pemberian modal yang dapat dibayarkan secara fleksibel, menyesuaikan dengan masa panen para pelaku usaha. Selain itu, PLN dan PT BSI juga akan fokus pada pemasaran bersama, yaitu PLN untuk penyediaan tenaga listriknya dan PT BSI terkait dengan pendanaannya.

“Sektor agrikulutura merupakan salah satu usaha tangguh yang mampu bertahan selama pandemi Covid-19. Dengan adanya Nota Kesepahaman ini, kami berharap sektor ini bisa semakin berkembang lagi”, tutur Dony.

Senada dengan Dony, Sukma selaku Area Manager PT Bank Syariah Indonesia juga menyambut baik kerja sama dengan PLN ini. Dukungan untuk UMKM dan sektor agrikultura sangat diperlukan untuk memperluas usahanya.

“Ini merupakan sinergi yang baik. Apalagi di masa pandemi, tentu kebutuhan pembiayaan akan meningkat. Tentunya dengan adanya program electrifying agriculture dari PLN kami siap mendukung”, ucap Sukma.

Layanan electrifying agriculture diluncurkan PLN UP3 Mataram di bulan September 2020. Layanan ini memberikan kemudahkan akses listrik bagi pelaku usaha sektor pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan.

Para pelaku usaha dapat memperoleh fleksibilitas layanan untuk meningkatkan produktifitasnya khususnya pada pompanisasi sawah, penggilingan padi, usaha tambak, pembibitan ikan, ternak dan lainnya. (Din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here