Beranda NTB PLN Mendukung Pengembangan Wisata Sekotong Lombok Barat

PLN Mendukung Pengembangan Wisata Sekotong Lombok Barat

119
0
Proses konstruksi pembangunan transmisi di Desa Sekotong Barat, Lombok Barat. (Dokumen PLN)
Proses konstruksi pembangunan transmisi di Desa Sekotong Barat, Lombok Barat. (Dokumen PLN)

Mataram, ntbone, 25/3/2021 – PT PLN (Persero) membangun saluran udara tegangan tinggi (SUTT) Jeranjang-Sekotong berkapasitas 150 kilo Volt (kV) sepanjang 45 kilometer sirkuit untuk mendukung pengembangan kawasan wisata Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Manager Pertanahan PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Nusa Tenggara Bondan Gustaman, menjelaskan proses pembangunan dimulai dari Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, menuju Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat.

Transmisi baru tersebut membutuhkan sebanyak 75 tapak tower dan melintas di sembilan desa dan tiga kecamatan di Kabupaten Lombok Barat.

Bondan menambahkan proses pembangunan sudah memasuki tahap prakonstruksi, yaitu tahap pembebasan lahan untuk lokasi pembangunan tapak-tapak tower. Proses tersebut dimulai sejak 2020 dan sudah mencapai 95 persen.

“Segala proses pembebasan lahan dilakukan menggunakan pendekatan sesuai aturan yang berlaku, terutama undang-undang pengadaan tanah untuk kepentingan umum,” katanya.

Ia menyebutkan SUTT Jeranjang-Sekotong akan dimanfaatkan untuk mengevakuasi daya dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeranjang, Desa Taman Ayu, Lombok Barat, yang berkapasitas 3 x 25 MW.

‚ÄúTarget kami ke depan adalah untuk menciptakan suplai energi listrik yang handal dari PLTU Jeranjang ke Sekotong,” ucap Bondan.

Manager Bagian Teknik PLN Unit Pelaksana Proyek Lombok Lutfi Mustaqim, menambahkan selain pembangunan SUTT, PLN juga sedang menyelesaikan pembangunan gardu induk baru, di Sekotong.

Infrastruktur tersebut direncanakan akan menjadi terminal penyaluran energi listrik untuk wilayah Sekotong dan sekitarnya.

Gardu Induk Sekotong dibangun di lahan seluas 2,6 hektare dan prosesnya sudah mencapai 41,57 persen.

“Dengan adanya infrastruktur baru tersebut, sistem kelistrikan di Lombok akan semakin andal,” katanya. (Din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here