Beranda Headline Sasar Anak Muda, Astra Motor NTB Kampanye Safety Riding di SMAN 2...

Sasar Anak Muda, Astra Motor NTB Kampanye Safety Riding di SMAN 2 Selong

28
0

Lombok Timur, ntbone – Sabtu, 20 Januari 2024 bertempat di SMAN 2 Selong sebanyak 35 Osis dan 45 orang perwakilan kelas di SMAN 2 Selong mengikuti edukasi Safety Riding yang diberikan oleh Astra Motor NTB.

Diketahui Astra Motor NTB selaku Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah pemasaran di Provinsi Nusa Tenggara Barat sangat konsen dalam kampanye keselamatan berkendara yang mana aksi ini tentunya telah menyasar puluhan ribu peserta dari seluruh kalangan seperti pelajar, mahasiswa, pegawai hingga ormas.

Tujuan dari kegiatan ini untuk merefresh pengetahuan terkait berkendara kepada target yaitu adik adik yang masik bersekolah. Anak muda pada tentang usia inilah yang tercatat sebagai salah satu penyumbang angka pelanggaran lalu lintas di Indonesia. Karena mereka mungkin belum sadar bagaimana berkendara yang baik dan benar seperti cara berkendara, mematuhi rambu dan toleransi berkendara.

“Kegiatan ini dikemas dalam aktivitas yang bertajuk Safety Riding Senior High School yang bekerjasama dengan Krida Selong berlangsung pada pukul 09.30 setelah di lakukan sabtu budaya di SMAN 2 Selong,” jelas Satria Wiman Jaya selaku Instruktur Safety Riding Astra Motor NTB.

Setelah kegiatan tersebut kemudian pengurus Osis dan perwakilan kelas yang di tunjuk dari sekolah di ajak untuk memasuki aula yang di sediakan untuk kegiatan safety riding. Semua siswa di ajak untuk mengisi kuis online yang berhadia apparel. Kemudian di lanjutkan dengan penyampaian materi oleh Satria Wiman Jaya dengan materi pelatihan aman berkendara SMA.

“Materi itu sangat relevan di gunakan karena siswa sebagian besar bisa mengendarai sepeda motor namun belum memiliki SIM,” lanjut tambah Satria.

Setelah itu kemudian Satria memberikan waktu untuk siswa bertanya dan sharing mengenai pengalaman kecelakaannya. Tujuannya agar semua siswa yang mendengarkan bisa mengambil insight positif agar tidak mengalami kejadian yang sama yang pastinya bisa meningkatkan prediksi bahaya sesuai dengan yang di ajarkan.

Setelah sesi inclass berakhir kemudian siswa di ajak untuk menuju ke lapangan sekolah untuk di lanjutkan dengan sesi praktik. Sesi praktik ini di ambil alih oleh co instruktur yaitu I Deni Bayu Efendi. Bayu menjelaskan 7 postur berkendara, postur berboncengan, teknik pengereman, dan pengereman dasar.

Tidak lupa juga Bayu mempraktikan apa yang di jelaskan. Kemudian siswa di minta untuk perwakilan dapat juga mempraktikkan apa yang sudah di sampaikan oleh Instruktur dan setelah siswa selesai untuk praktik, Instruktur kembali melanjutkan dengan sesi evaluasi atas aapa yang sudah di praktikan oleh siswa. (Din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here