Tingkatkan Sinergi Percepatan Aset, PLN Apresiasi ATR/BPN NTB

0
425

Mataram, ntbone, 22/12/2021 – PT PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN/ATR) Provinsi Nusa Tenggara Barat terus bersinergi dalam sertifikasi aset yang dimiliki PLN.

Pada 2021, PLN telah menerima sebanyak 529 sertifikat terhadap aset yang tersebar di seluruh kabupaten/kota yang ada di provinsi NTB dengan nilai aset mencapai Rp35 miliar.

Sebagai apresiasi, dalam upaya menunjang kegiatan bagi ATR/BPN untuk proses sertifikasi, PLN memberikan bantuan sarana prasarana kepada ATR/BPN Provinsi NTB berupa sarana kerja seperti PC dan printer sebanyak 33 unit.

Bantuan sarana prasarana tersebut nantinya akan di sebarkan merata kepada seluruh kantor pertanahan yang ada di kabupaten/kota yang ada di provinsi NTB.

Apresiasi tersebut disampaikan secara simbolik oleh PLH Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi, Zaky Adikta kepada Kepala Kantor ATR/BPN Provinsi NTB Slameto Dwi Martono, di kantor ATR/BPN Provinsi NTB di Mataram.

“ini merupakan apresiasi dan pengakuan atas komitmen yang profesional dari PLN terhadap ATR/BPN Provinsi NTB, atas kerja sama dan sinergi yang telah terjalin sampai dengan saat ini. PLN UIP Nusra memiliki kurang lebih empat ribu persil bidang tanah yang harus dilegalkan dan disertifikasi sebagai aset milik negara yang dipercayakan kepada PLN dan itu tersebar di Provinsi NTB dan NTT,” kata Zaky.

Zaky menambahkan PLN UIP Nusra masih terus berkomitmen untuk melakukan sertifikasi terhadap aset-aset perusahaan, dengan target pada 2021 berjumlah 1.100 sertifikat di dua provinsi, yakni NTB dan NTT.

Kepala Kantor ATR/BPN Provinsi NTB Slameto Dwi Martono, pada kesempatan yang sama juga menambahkan bahwa, pergerakan tim ATR/BPN di kantor-kantor pertanahan kabupaten/kota sudah sangat sinergi dengan tim PLN.

“Apabila tim dilapangan menemukan kendala, respon yang sangat baik ditunjukan oleh tim PLN, dan dapat direspon baik juga oleh tim kami di kantah-kantah di daerah,” ujarnya.

Sebelumnya, PLN dan Kementerian ATR/BPN melakukan penandatanganan nota kesepahaman pada 12 November 2019, yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama seluruh Kepala Kantor Pertanahan Wilayah Kementerian ATR/BPN bersama dengan General Manager Unit Induk PLN pada 27 November 2019.

“Terima kasih kami sampaikan atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada PLN, baik dalam proses pengadaan tanah, pendaftaran tanah penyelesaian sengketa tanah, juga dukungan ATR/BPN terhadapan proyek strategis nasional PLN, dan tentunya proses pengamanan asset PLN yang sejauh ini berjalan dengan baik,” kata Zaky. (Din)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini