Lombok Barat, ntbone.com – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui Kantor Perwakilan II Surabaya menyalurkan bantuan sosial kepada ratusan warga di Dusun Selampang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (3/3/2026), sebagai bagian dari rangkaian aksi sosial Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Darul Falah tersebut tidak hanya menghadirkan pembagian paket kebutuhan lebaran, tetapi juga edukasi mengenai tugas dan fungsi LPS kepada masyarakat setempat. Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat hubungan lembaga negara dengan warga sekaligus meningkatkan literasi keuangan.
Kepala Kantor Perwakilan LPS II Surabaya, Bambang S. Hidayat, mengatakan kegiatan sosial kemasyarakatan ini merupakan wujud kepedulian LPS kepada masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.
“Ini adalah kegiatan sosial kemasyarakatan sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Bulan Ramadan menjadi momentum yang baik untuk menebarkan kebaikan dan membantu meringankan beban warga,” ujar Bambang di sela kegiatan.
Dalam kegiatan tersebut, LPS menyalurkan 150 paket kebutuhan lebaran kepada penerima manfaat yang telah didata sebelumnya. Selain itu, lembaga tersebut juga membagikan perlengkapan sekolah bagi anak-anak serta menyediakan konsumsi berbuka puasa untuk sekitar 200 orang, termasuk orang tua dan warga yang hadir.
Suasana kebersamaan terlihat saat warga berkumpul di halaman masjid menjelang waktu berbuka. Anak-anak tampak antusias menerima perlengkapan sekolah, sementara para orang tua menyambut bantuan paket lebaran dengan rasa syukur.
Menurut Bambang, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen LPS untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, terutama di daerah yang membutuhkan perhatian sosial.
Selain berbagi bantuan, LPS juga memberikan edukasi interaktif mengenai peran dan fungsi lembaga dalam sistem keuangan nasional. Bambang menjelaskan bahwa LPS memiliki mandat menjaga stabilitas sistem keuangan melalui penjaminan simpanan nasabah perbankan serta pelaksanaan resolusi bank.
“Kami ingin masyarakat semakin memahami tugas dan fungsi LPS. Dengan meningkatnya pemahaman, kepercayaan terhadap perbankan juga akan meningkat. Jika kepercayaan naik, dana masyarakat yang tersimpan di bank akan bertambah dan fungsi intermediasi perbankan bisa berjalan optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, apabila kredit perbankan disalurkan secara produktif, dampaknya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk di Nusa Tenggara Barat.
Aksi sosial di Lombok Barat menjadi bagian dari agenda dua hari LPS II Surabaya di Pulau Lombok. Setelah kegiatan di Kecamatan Lembar, LPS juga merencanakan kegiatan serupa di wilayah Lombok Tengah.
Selain agenda sosial, LPS dijadwalkan menggelar media briefing serta melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah. Salah satu agenda penting adalah audiensi dengan Gubernur NTB untuk menyelaraskan program dengan kebutuhan daerah.
“Kami ingin memastikan kontribusi yang kami lakukan sejalan dengan kebutuhan daerah serta sesuai dengan tugas dan kewenangan kami,” kata Bambang.
Melalui kegiatan sosial Ramadan 2026 ini, LPS tidak hanya berbagi bantuan, tetapi juga memperkuat literasi keuangan dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan, yang pada akhirnya diharapkan mampu menopang stabilitas ekonomi daerah secara berkelanjutan.











